Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengungkap beberapa upaya pihaknya dalam membentuk SDM yang terampil dan berkompeten. Simak pernyataan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Senin, 15 Maret 2021 - 12:00 WIB
WowKeren - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melakukan reformasi birokrasi dan reformasi balai latihan kerja (BLK) untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional. Upaya ini dilakukan untuk mendukung fokus kerja pemerintah dalam hal pembangunan SDM.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, menyatakan bahwa reformasi birokrasi bisa dilakukan dengan merestrukturisasi organisasi. Caranya adalah dengan merombak seluruh jabatan struktural menjadi jabatan fungsional, baik untuk mereka yang berada di kantor pusat maupun daerah.
"Ini salah satunya untuk mendorong mereka menjadi tenaga profesional," kata Anwar ketika menyampaikan Roadmap Reformasi Birokrasi di BLK Padang, Jumat (12/3).
Menurut Anwar, reformasi birokrasi akan membuat Kemnaker lebih fokus dalam mengelola dan membina SDM ASN Ketenagakerjaan yang kompeten dan profesional. Pembinaannya pun tak terbatas pada pegawai di lingkup Kemnaker, namun juga kementerian maupun lembaga yang lain.
"Ini adalah jabatan fungsional yang memang sangat dibutuhkan di ketenagakerjaan. Sehingga bukan hanya ada di kementerian saja tenaga profesional ini berada, tetapi juga di kementerian lain, lembaga pemerintah lain, termasuk di pemerintah daerah," imbuhnya.
Nantinya Kemnaker akan membina empat jabatan fungsional yakni instruktur, pengawas ketenagakerjaan, mediator serta pengantar kerja. Keempatnya merupakan jabatan SDM yang sangat dibutuhkan di dunia ketenagakerjaan.
Lebih lanjut, Anwar meminta para ASN untuk bekerja lebih keras agar dapat mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif. "Karena kalau jadi fungsional itu tergantung diri kita, kita rajin atau enggak. Kalau tidak rajin, sejak masuk sampai selesai ya di situ terus," sambungnya.
Sedangkan untuk reformasi BLK, Anwar ingin menjadikan pelatihan vokasi sebagai ikon kementeriannya. Untuk mewujudkan hal itu, Kemnaker akan melakukukan program 6R yakni reformasi kelembagaan, redesain substansi pelatihan, revolusi SDM, revitalisasi fasilitas dan sarana prasarana, rebranding BLK serta relationship.
"Saya ingin kita semakin bangga, semakin senang, untuk bekerja di tempat ini. Sehingga kita semakin memberikan yang terbaik bagi BLK, utamanya Kemnaker," pungkas Anwar.
(wk/eval)