Muncul Klaster COVID-19 Rumah Bedeng di Solo, 22 Orang Dinyatakan Positif Corona
Pixabay
Nasional

Sebanyak 22 orang dinyatakan positif terpapar virus corona (COVID-19) dari klaster rumah bedeng atau hunian sementara (huntara) di Kelurahan Mojo, Solo, Jawa Tengah.

WowKeren - Muncul klaster baru persebaran virus Corona di Kota Solo, Jawa Tengah. Sebanyak 22 orang dinyatakan positif terpapar virus corona (COVID-19) dari klaster rumah bedeng atau hunian sementara (huntara) di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.

Rumah bedeng tersebut ditempati warga yang terdampak penataan di kawasan selatan Kelurahan Mojo. Adanya kasus ini membuat warga yang tinggal di sana harus mengungsi untuk sementara.

Kasus ini bermula, saat dua orang warga di rumah bedeng meninggal dunia dan terpapar virus Corona sekitar dua pekan lalu. Dari situ petugas melakukan tracing kepada seluruh warga yang ada di rumah bedeng itu.

"Itu lokasinya di rumah bedeng, satu atap tapi disekat-sekat beberapa kamar, sehingga kemungkinan terjadi penularan di situ," kata Lurah Mojo, Margono dikutip dari Detikcom, Senin (15/3). Total ada 55 warga di kawasan itu yang mengikuti tes swab.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 orang yang positif COVID-19. "Ada 22 orang yang positif, 18 orang sudah diantar untuk karantina di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, yang empat orang karantina mandiri, karena ada balita," ujarnya.

Dinas Kesehatan Solo pun masih melanjutkan pelacakan terhadap 31 orang yang pernah berkontak dengan 22 orang positif Corona. Para penghuni di kawasan itu juga diwajibkan tetap menjalankan isolasi mandiri.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surakarta Ahyani menyebutkan di antara orang-orang yang terpapar ada 5 orang yang merupakan anak-anak. "Lima anak-anak tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan ibu mereka," katanya.

Sementara itu, kawasan rumah bedeng tersebut saat ini ditutup dengan becak-becak sehingga tidak ada akses untuk kendaraan lewat. Sedangkan untuk pengamanan, area tersebut dipantau ketat oleh petugas Jogo Tonggo. "Untuk kebutuhan sehari-hari tetap kita penuhi, ada petugas yang menyediakan sembako dan kebutuhan balita," tutur Margono.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait