Kritik Aksi Terorisme, PDIP: Jangan Rusak Paskah dan Ramadan dengan Kekerasan
Pexels
Nasional

Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDIP Muchammad Nabil Haroen mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDIP, Muchammad Nabil Haroen mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pagi. Menurutnya, ledakan bom bunuh diri di area tersebut telah menodai dua momentum baik, yakni Hari Raya Paskah dan bulan suci Ramadan.

Pertama-tama, Nabil meminta kepolisian untuk secepatnya mengusut dalang di balik peristiwa pengeboman tersebut. "Kita dukung bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas tentang pelaku, motif dan pendukung tindakan pengeboman itu. Kita harus bergerak bersama untuk mengawal keamanan dan kedamaian di Indonesia," kata Nabil dalam keterangannya, Senin (29/3).

Karena insiden ini terjadi jelang Paskah dan Ramadan, Nabil meminta semua pihak untuk menjaga kedamaian di Tanah Air. Ia berharap momentum baik tersebut tak dirusak dengan pengeboman maupun aksi kekerasan lainnya.

"Mari kita jaga kedamaian dan persaudaraan bersama. Momentum menjelang Paskah dan Ramadan janganlah dirusak oleh perilaku keji berupa pengeboman dan kekerasan. Mari jaga kesatuan antarbangsa. Apalagi di tengah pandemi ini, kita perlu saling menguatkan," imbuh Nabil.


Lebih lanjut, Nabil mengingatkan bahwa seluruh masyarakat Indonesia merupakan saudara meski berbeda suku dan agama. Di samping itu, ia juga menyampaikan belasungkawa untuk para korban ledakan Gereja Katedral Makassar.

"Kita semua adalah saudara, jadi saya bisa merasakan betul bagaimana hal ini bisa terjadi dan bagaimana sakitnya. Maka, kita harus perkuat ukhuwah basyariyyah dan wathaniyyah, persaudaraan antar umat manusia dan persaudaraan kebangsaan," pungkas Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama tersebut.

Sementara itu, Tim Densus 88 Antiteror Mabes didampingi Inafis, Tim DVI serta Tim Puslabfor melakukan olah TKP di Gereja Katedral Makassar pada Senin (29/3) hari ini. Upaya ini ditujukan untuk mengantisipasi kemungkinan tertinggalnya barang bukti di lokasi kejadian.

Di samping itu, polisi, TNI dan sejumlah pihak terkait lainnya tengah memperketat keamanan di sekitar Gereja Katedral Makassar. Tak hanya itu, sebab aparat juga memperkuat penjagaan di wilayah ibu kota untuk mengantisipasi kejadian serupa.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait