Positivity Rate Hingga Tingkat Kematian COVID-19 RI Turun Pekan Ini, Siap-Siap Sayonara Wabah?
Flickr/UN Geneva
Nasional

Positivity rate COVID-19 di Indonesia pekan ini mencapai level 11 persen. Meski masih jauh dari standar WHO yakni 5 persen, angka ini adalah yang terendah sejak Juni 2020.

WowKeren - Sejak kasus perdana COVID-19 masuk Indonesia pada awal Maret tahun lalu, perkembangan pandemi di Indonesia memang cenderung buruk. Namun tampaknya kini pengendalian wabah sudah berkembang ke arah yang lebih baik, terbukti dari tingkat kepositifan atau positivity rate yang tercatat sebagai terendah sejak Juni 2020.

Berdasarkan data perkembangan COVID-19 tanggal 22-28 Maret 2021, pertumbuhan kasus baru kembali menurun ke angka 35.901. Padahal pekan lalu terjadi peningkatan tipis angka kasus positif mingguan setelah 3 pekan berturut-turut mengalami penurunan.

Namun yang kemudian sangat menyita perhatian adalah tingkat kepositifan COVID-19 RI yang semakin membaik. Pekan ini, positivity rate COVID-19 di Tanah Air mencapai 11,26 persen, berkurang cukup jauh ketimbang pekan sebelumnya di kisaran 13,61 persen.

Angka ini memang belum baik, mengingat standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah maksimal 5 persen. Namun demikian, positivity rate ini merupakan yang terendah sejak akhir Juni 2020, bahkan jauh di bawah Indonesia yang pernah sampai ke titik tingkat kepositifan 16 persen.


Sebagai informasi, positivity rate sendiri menunjukkan jumlah orang positif COVID-19 dari orang yang menjalani tes swab (PCR / TCM / Antigen). Semakin sedikit persentasenya berarti semakin baik karena menunjukkan berkurangnya penularan di sampel populasi yang dites.

Namun indikator ini juga ditentukan oleh faktor lain seperti jumlah tes yang dilakukan. Semakin banyak jumlah tes, maka akan semakin besar juga potensi terkuaknya kasus yang belum terdeteksi. Namun beruntungnya jumlah tes pekan ini sudah memecahkan rekor terbanyak, yakni mencapai 318.795.

Bukan cuma itu, tingkat kematian COVID-19 pekan ini juga dilaporkan berkurang dari 2,76 persen ke 2,5 persen. Angka konkretnya adalah 899, menjadikannya kematian pekanan di bawah seribu sejak awal Desember 2020.

Sayangnya penurunan juga ditemukan dari parameter angka dan tingkat kesembuhan. Bila pekan lalu mencapai 47.673, maka pekan ini "hanya" 40.610.

Lantas apakah ini pertanda wabah COVID-19 mulai mereda di Indonesia? Belum ada kepastian untuk ini karena beberapa faktor seperti mutasi yang sudah masuk Indonesia, vaksinasi demi mengejar herd immunity yang masih dikebut, sampai tingkat mobilitas warga yang belum sepenuhnya bisa ditekan.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait