Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rupanya telah ;turun gunung' ke lokasi kebakaran tanki T-301 di kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada Senin (29/3) kemarin.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 30 Maret 2021 - 19:52 WIB
WowKeren - Kebakaran tanki T-301 di kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat masih belum padam total hingga Selasa (30/3) meski api dilaporkan sudah mulai mengecil. PT Pertamina (Persero) sendiri terus berupaya untuk menangani insiden tersebut.
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rupanya telah "turun gunung" ke lokasi kebakaran tersebut pada Senin (29/3) kemarin. Dalam kunjungannya, Ahok didampingi oleh Komisaris Pertamina Condro Kirono serta Chief Executive Officer (CEO) Refining & Petrochemical Subholding Pertamina, Djoko Priyono.
Ahok lantas menyampaikan apresiasi atas upaya penanganan yang telah dilakukan Pertamina. Baik dalam upaya pemadaman api maupun penanganan warga sekitar yang terdampak.
"Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pertamina untuk penanganan insiden dan dampaknya kepada masyarakat," tutur Ahok dalam keterangan tertulis, Selasa. Dewan Komisaris Pertamina pun meminta agar evaluasi menyeluruh dilakukan atas insiden tersebut, sehingga ke depannya tak ada kejadian serupa.
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga sempat memantau fasilitasi utama kilang untuk memastikan kilang Balongan kondisinya tetap aman. Adapun tanki yang terbakar disebut berada cukup jauh dari kilang.
Pada saat Ahok berkunjung ke lokasi, Pertamina disebut telah sukses mengisolasi api sehingga tidak merambat ke tanki yang lain. "Sejak kejadian, tanki yang terbakar dilakukan penyemprotan menggunakan foam dan api berhasil dilokalisir dengan adanya bundwall di sekitar tanki T-301," papar CEO Refining & Petrochemical Subholding Pertamina, Djoko Priyono.
Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menjelaskan bahwa insiden kebakaran tersebut terjadi di area tanki penyimpanan BBM. Lokasi yang terdampak sekitar 2 hektar dari total 180 hektar area Kilang Balongan. Dari total 72 tanki di area kilang tersebut, ada empat tanki yang terdampak dan ludes terbakar.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Indramayu memperkirakan kebakaran tersebut baru bisa benar-benar padam dalam waktu tiga hari. "Hanya untuk memadamkan saja tiga hari untuk benar-benar padam," kata Pelaksana Tugas Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Caya, dilansir dari CNN Indonesia, Selasa.
(wk/Bert)