Menjelang Ramadan 2021, Pemerintah Indonesia telah menyiapkan pasokan daging sapi. Hal ini dilakukan karena adanya peningkatan konsumsi daging sapi setiap bulan Ramadan dan Idul Fitri.
- Wahyu
- Rabu, 31 Maret 2021 - 15:04 WIB
WowKeren - Sebentar lagi umat Muslim akan memasuki bulan Ramadan yang jatuh pada April 2021. Dalam rangka menyiapkan pasokan kebutuhan masyarakat Indonesia di bulan Ramadan, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengimpor daging sapi dari sejumlah negara.
Kebijakan tersebut perlahan-lahan telah direalisasikan. Seperti yang terjadi saat ini, pasokan daging impor yang masuk ke Indonesia tercatat ada 19 kontainer.
Asnawi selaku Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) menyebutkan ke 19 kontainer berisi daging sapi itu berasal dari Brasil. Daging sapi impor tersebut telah sampai di Pelabuhan Pandegiling, Surabaya, Jawa Timur. Informasi ini didapatkan oleh APDI dari sejumlah kementerian/lembaga, salah satunya PT Berdikari (Persero). PT Berdikari sendiri merupakan badan usaha yang ditugaskan pemerintah untuk melaksanakan impor daging sapi.
"Untuk saat ini, keterangan setelah kami bertemu beberapa kementerian, termasuk Dirut PT Berdikari, Pak Harry, bahwa saat ini daging dari Brasil sudah masuk ke Indonesia," tutur Asnawi saat diwawancarai IDX Channel, Rabu (31/3). "Sudah sandar di pelabuhan Pandegiling sebanyak kurang lebih 19 kontainer."
Pemerintah akan terus melanjutkan langkah impor hingga memenuhi standar kebutuhan yang telah ditetapkan sebelumnya. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, Asnawi mencatat tingkat konsumsi daging saat Ramadan dan Idul Fitri sangat tinggi.
Asnawi mengungkapkan ada tiga provinsi yang tingkat konsumsi daging sapi saat Ramadan dan Lebaran mencapai sampai 60 persen di tingkat nasional. Ketiga provinsi itu yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
"Kita berbicara kebutuhan tiga provinsi," terang Asnawi. "Saat ini Jakarta, Banten termasuk Jabar adalah daerah tingkat konsumsi tertinggi secara nasional yaitu 60 persen dari tingkat konsumsi yang ada."
Sementara itu, APDI harus menyediakan stok yang bisa didistribusikan ke sejumlah daerah. Asnawi menyebutkan H-2 Ramadan hingga H-4 Idul Fitri, pihaknya membutuhkan sekitar 46 ribu ton daging yang terdiri dari dua jenis. Jenis pertama yaitu sapi siap potong sebanyak 114 ribuan ekor. Sedangkan untuk jenis kedua yaitu daging beku sekitar 26 ribu ton.
Pemerintah Indonesia sendiri telah menugaskan kepada PT Berdikari untuk melakukan impor daging sapi dari Brasil. Daging impor itu rencananya akan didatangkan secara bertahap hingga Desember 2021. Harry Warganegara selaku Dirut PT Berdikari mengatakan akan ada sekitar 420 ton daging sapi asal Brasil yang masuk ke Indonesia sebelum Lebaran.
(wk/wahy)