Tewaskan Puluhan Orang, Banjir dan Longsor Flores Timur Jadi Sorotan Media Asing
Pxhere
Nasional

Sejumlah media asing seperti CNN, BBC, dan Al Jazeera menyoroti peristiwa banjir bandang dan longsor yang terjadi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/4).

WowKeren - Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4) dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

Bencana alam ini juga menjadi sorotan sejumlah media asing. Media CNN mengutip pernyataan Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, dalam artikel berjudul "Banjir, longsor, menewaskan puluhan orang di Indonesia dan Timor Leste".

"Belasan rumah tertimbun di Desa Lemanele," tutur Raditya, dikutip pada Senin (5/4). "Rumah warga tersapu oleh banjir."

Sementara itu, media Al Jazeera melaporkan bahwa hujan lebat mengakibatkan banjir bandang di Flores Timur, beberapa jam sebelum warga bangun untuk merayakan Minggu Paskah. Petugas penyelamat memperkirakan jumlah korban tewas akan meningkat karena mereka berjuang untuk mencapai daerah terpencil dan terparah di Kabupaten Flores Timur karena hujan dan gelombang yang kuat.


Tak hanya bencana di Flores Timur, Al Jazeera juga membahas tentang banjir di Bima, Nusa Tengara Barat (NTB). Bendungan di empat kecamatan dilaporkan meluap, serta menenggelamkan hampir 10 ribu rumah setelah hujan selama sembilan jam.

"Badan cuaca Indonesia mengatakan topan tropis yang mendekati Selat Sabu, antara bagian selatan provinsi Nusa Tenggara dan pantai utara Timor Leste, dapat membawa lebih banyak hujan, ombak, dan angin," tulis artikel tersebut. "Tanah longsor yang fatal dan banjir bandang sering terjadi di seluruh kepulauan Indonesia selama musim hujan."

Sedangkan di media BBC, disebutkan bahwa setidaknya 50 orang meninggal dunia dalam kejadian banjir dan tanah longsor tersebut. Tim penyelamat masih berusaha menemukan korban selamat, dan para pejabat memperingatkan jumlah korban tewas bisa meningkat lebih jauh.

"Namun Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli memperkirakan sebanyak 60 orang di kotanya telah meninggal dunia," tulis BBC. "Jumlah ini belum dikonfirmasi oleh otoritas nasional Indonesia."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait