Chorong A Pink Terancam Dipecat Jadi Model Iklan Soju Usai Foto-Foto Minum di Bawah Umur Beredar
Instagram/mulgokizary
Selebriti
Isu Bullying Artis Korea

Dalam foto yang kabarnya diambil saat Chorong masih di bawah umur ini, ia terlihat minum alkohol bersama teman-temannya. Chorong pun terancam kehilangan kontrak iklan soju.

WowKeren - Chorong A Pink saat ini tengah menjadi sorotan usai seorang netizen menuduhnya sebagai pelaku tindak bullying. Belum cukup, penyanyi kelahiran 1991 itu kini juga terancam kehilangan kontak iklan soju gara-gara netizen tersebut.

Tuduhan netizen yang kemudian disebut sebagai "A" terhadap Chorong telah dibantah oleh agensi A Pink, Play M Entertainment. Namun, "A" kemudian menyerang balik dengan membagikan tangkapan layar dari pesan DM-nya dengan Chorong serta foto-foto pra-debut leader A Pink tersebut.

Dalam foto yang kabarnya diambil saat Chorong masih di bawah umur ini, ia terlihat minum alkohol bersama teman-temannya. Chorong pun terancam kehilangan kontrak iklan soju-nya setelah tuduhan menjadi kekerasan di sekolah dan minum minuman beralkohol di bawah umur.

Menurut laporan eksklusif dari Sports Kyunghyang, kontrak Chorong dengan Chungbuk Soju berakhir pada 14 April. Lotte Liquor, yang mendistribusikan Chungbuk soju, kabarnya telah mengetahui kontroversi Chorong saat ini dan sedang mempertimbangkan apakah mereka harus memperbarui kontraknya atau tidak.


Chorong A Pink Terancam Dipecat Jadi Model Iklan Soju Usai Foto-Foto Minum di Bawah Umur Beredar

Source: Chungbuk Soju

Industri minuman keras telah melakukan berbagai promosi dan kegiatan sosial dalam upaya mencegah minum sembarangan, seperti minum minuman keras di bawah umur atau mengemudi dalam keadaan mabuk, untuk mempromosikan konsumsi yang sehat dan mengubah prasangka negatif terhadap industri tersebut. Secara khusus, Lotte Liquor terus mendukung kegiatan ini, dan menempatkan tanggung jawab pada diri mereka sendiri untuk menjadi lebih baik.

Sementara itu, "A" berencana untuk mengajukan pengaduan terhadap Chorong pada Senin (5/4). Ia mengatakan, "Sebagai korban penindasan, aku berencana untuk mengambil tindakan hukum yang kuat sampai kebenaran terungkap."

Sebelumnya, Chorong menggugat "A" karena menyebarkan rumor palsu. Namun, "A" melakukan wawancara dengan berbagai media dan mengklaim bahwa ia diserang secara fisik oleh Chorong dan teman-temannya. Setelah menjadi subjek penyelidikan polisi, "A" juga mengajukan gugatan terhadap Chorong atas tuduhan palsu.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts