Tagihan Listrik Membengkak? Ini 7 Cara Efektif untuk Menghematnya
Pexels/Maria Orlova
SerbaSerbi

Semakin banyak peralatan elektronik yang dipakai maka akan semakin besar konsumsi listrik yang harus digunakan dan pada akhirnya akan berdampak pada biaya yang lebih besar.

WowKeren - Dari sekian banyak biaya bulanan yang harus dikeluarkan, tagihan listrik adalah salah satu yang mengambil porsi cukup besar. Tentu saja, antara rumah tangga yang satu dengan yang lainnya tidak sama. Semakin banyak peralatan elektronik yang digunakan maka akan semakin besar konsumsi listrik yang harus digunakan.

Ada kalanya biaya listrik terus membengkak setiap bulannya. Hal semacam ini tentu saja membuat frustasi, bukan? Anggaran bulanan yang seharusnya bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainnya justru harus dipakai untuk menutup tagihan listrik yang terus meningkat.

Hal ini disebabkan karena pemakaian listrik yang tinggi. Padahal bisa jadi, sebagian konsumsi listrik sebenarnya tidak begitu perlu. Nah, sebetulnya ada cara-cara sederhana yang bisa kamu coba untuk mengurangi tagihan listrik. Seperti berikut ini di antaranya.

(wk/zodi)

1. Pakai Air Panas Saat Memasak Nasi dengan Rice Cooker


Pakai Air Panas Saat Memasak Nasi dengan Rice Cooker
Unsplash/MChe Lee

Keberadaan rice cooker di rumah tentu sangat membantu karena dengan ini kegiatan menanak nasi tak perlu repot-repot dilakukan di dapur. Kamu tinggal mencuci beras dan memasukkan ke dalamnya lalu memberinya sedikit air. Selama menunggu nasi hingga matang, kamu bisa melakukan aktivitas lainnya.

Alat ini memanfaatkan energi listrik untuk mengubahnya menjadi panas sehingga nasimu bisa matang. Oleh sebab itu untuk mengurangi pemakaian listrik, sebaiknya kamu menggunakan air panas saat menanak nasi. Dengan begitu, rice cooker-mu tidak membutuhkan waktu lama untuk memanaskan air.

2. Gunakan Listrik Prabayar


Gunakan Listrik Prabayar

Cara ini sebetulnya cukup ampuh dilakukan bagi kamu yang ingin menghemat penggunaan listrik. Jika selama ini kamu menggunakan pascabayar, cobalah untuk beralih ke listrik prabayar. Dengan begitu, kamu lebih bisa mengontrol seberapa banyak listrik yang kamu perlukan.

Tidak ada lagi pemakaian listrik berlebihan sehingga kamu bisa membeli token listrik sesuai kebutuhan. Secara tidak langsung, hal ini akan membuatmu lebih mudah mengendalikan diri dalam hal penggunaan listrik di rumah.

3. Cabut Kabel Saat Tidak Dipakai


Cabut Kabel Saat Tidak Dipakai
Pexels/Markus Spiske

Kebiasaan tidak mencabut steker kabel saat alat elektronik tidak digunakan rupanya juga berdampak pada tagihan listrik. Mungkin tak sedikit orang yang berpikir jika kabel ini tidak digunakan maka tidak akan memakan daya listrik. Sayangnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Steker kabel yang tercolok tetap mengonsumsi listrik. Oleh sebab itu, seusai kamu mengisi daya ponselmu segera cabut stekernya, jangan hanya mencabut ujung kabel yang menancap pada ponselmu. Begitu juga saat menonton TV atau laptop. Segera cabut jika tidak sedang digunakan.

4. Gunakan Lampu Seperlunya


Gunakan Lampu Seperlunya
Unsplash/Vera Cho

Pencahayaan memang sangat penting di dalam rumah sehingga untuk memenuhinya kamu memerlukan lampu, terutama untuk sore hingga malam hari. Cara untuk menghematnya adalah matikan lampu di ruangan yang tidak setiap waktu dijamah seperti kamar mandi atau ruang tamu. Begitu juga kamar tidur.

Selain menghemat listrik, mematikan lampu di malam hari juga bisa membuat tidur lebih nyenyak. Gunakan juga lampu LED. Harganya memang lebih mahal namun lampu jenis ini lebih unggul untuk pemakaian jangka panjang karena lebih hemat energi dan tidak terlalu panas.

5. Menanam Tanaman di Sekitar Rumah


Menanam Tanaman di Sekitar Rumah
Pexels/Huy Phan

Tanaman memproduksi oksigen dengan mengonsumsi karbon dioksida sehingga akan membuat udara terasa lebih sejuk. Semakin banyak tanaman di rumahmu maka semakin baik karena bisa membantumu mengurangi penggunaan pendingin ruangan.

Tanaman tidak harus berada di dalam rumah. Tanaman yang ada di pekarangan bisa membuat rumah lebih sejuk melalui jendela. Bagi kamu yang tertarik merawat tanaman indoor untuk mempercantik dekorasi rumah, bisa menyimaknya di artikel ini, ya.

6. Pakai AC Sesuai Kebutuhan


Pakai AC Sesuai Kebutuhan
Pexels/Max Vakhtbovych

Tinggal di tempat dengan iklim tropis memang mau tidak mau harus berkutat dengan udara panas. Apa lagi di daerah perkotaan yang minim lingkungan hijau. Jika memang tidak memungkinkan menanam tanaman di pekarangan karena lahan yang sempit, maka mau tidak mau kamu harus menggunakan AC, bukan?

Jika memang demikian maka satu-satunya cara adalah membatasi pemakainya. Saat ini ada banyak pilihan AC yang hemat listrik misalnya yang sudah dilengkapi dengan teknologi inverter. Memang harganya sedikit lebih mahal tetapi akan mendatangkan keuntungan untuk jangka panjang.

7. Fungsikan Jendela Rumah dengan Baik


Fungsikan Jendela Rumah dengan Baik
Unsplash/haidong wang

Penggunaan AC atau pendingin ruangan adalah untuk membuat rumah nyaman ditempati dengan udara yang sejuk. Di sinilah pentingnya ventilasi ruangan. Ventilasi memungkinkan sirkulasi udara dalam ruangan sehingga menjadi tidak pengap. Namun lebih dari itu, jendela atau ventilasi di ruangan yang cukup besar bisa menjadi sumber datangnya cahaya matahari.

Hal ini berguna untuk penerangan ruangan. Kondisi ini juga akan membuatmu bisa lebih hemat listrik karena penggunaan lampu di siang hari menjadi berkurang, bukan? Jika memang panas, pasang tirai untuk membuatnya lebih teduh namun tetap memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam rumah.

Selain cara-cara di atas, kamu juga bisa menggunakan teknologi terbarukan di rumah. Penggunaan teknologi ini bisa mendukung pengurangan dampak pemanasan global karena sifatnya yang ramah lingkungan. Untuk mengetahui hal lain apa saja yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi pemanasan global, simak saja di artikel ini.

You can share this post!

Related Posts