THR total Rp30,6 triliun untuk PNS sedianya dicairkan H-10 sampai H-5 Lebaran 2021. Namun Kemenkeu membuka peluang pencairan bisa lebih cepat, yakni mulai akhir April 2021.
- Elvariza Opita
- Jumat, 23 April 2021 - 11:36 WIB
WowKeren - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengesahkan besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang akan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tak lagi ada potongan atau dibayarkan dengan cicilan, total THR yang akan dicairkan sang bendahara negara untuk PNS pada 2021 ini mencapai Rp30,6 triliun!
"Kalau dilihat jumlah dari belanja negara kita, jumlah THR kita yang akan dibelanjakan untuk pusat Rp15,8 triliun," terang Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (22/4). "Untuk daerah akan mencapai Rp14,8 triliun."
Namun bukan cuma soal nominal, publik tentu juga penasaran kapan THR itu akan dicairkan. Dan menurut Sri Mulyani, proses pencairan THR bagi para abdi negara ini akan dilakukan rentang H-10 hingga H-5 Lebaran, atau tanggal 3-7 Mei 2021.
"Jadi apakah akan beri dampak positif pasti, THR ini seperti yang biasa kita sampaikan akan dibayarkan pada H-10 nanti sampai H-5," papar Sri Mulyani, dikutip pada Jumat (23/4). "Karena biasanya ini bertahap."
Kendati demikian, Wakil Menkeu Suahasil Nazara mengungkap potensi THR PNS bisa dicairkan mulai pekan depan alias akhir April 2021. "Yang soal THR, jadi itu kan sekitar H-5 sampai H-10, berarti akhir bulan April atau awal Mei bisa dijalankan," terang Suahasil.
Perihal percepatan pencairan THR ini, dijelaskan Suahasil adalah demi mendorong tingkat konsumsi atau daya beli masyarakat. Harapannya, meski pandemi COVID-19 dan di tengah "kelabu" larangan mudik, masyarakat tetap menyambut gembira Lebaran 2021 karena sudah ada kucuran THR.
Hal senada juga disampaikan Sri Mulyani. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mendorong masyarakat untuk tetap menyambut Lebaran dengan membeli baju baru misalnya, atau aktivitas lain selayaknya perayaan Idul Fitri pada umumnya, hanya saja dengan protokol kesehatan ketat.
"Ada bagusnya juga Lebaran tetap pakai baju baru, beli baju baru supaya walaupun Zoom nanti pakai baju baru sehingga muncul aktivitas di masyarakat bisa terjadi. Jadi saya harapkan masyarakat tetap menyambut ini dengan gembira, dengan bersyukur namun kita juga menjaga supaya risiko terjadinya penularan tidak terjadi," tutur Sri Mulyani.
"Walaupun tidak ketemu tapi kita masih bisa mengirimkan bingkisan kepada yang Anda sayangi di tempat asal kita," sambungnya. "Dan sekarang dengan berbagai macam teknologi digital itu memungkinkan."
(wk/elva)