Pria Spanyol Ditangkap Usai Sengaja Tularkan COVID-19 ke Puluhan Orang
Unsplash/Brittany Colette
Dunia
Pandemi Virus Corona

Seorang pria asal Spanyol dengan gejala COVID-19 itu sengaja batuk-batuk di antara para rekan kerjanya dengan berkata, 'Saya akan memberi kalian semua virus corona'.

WowKeren - Di tengah pandemi COVID-19 orang-orang berusaha untuk melakukan segala cara demi mencegah agar tidak tertular virus. Prosedur pencegahan pun dilakukan. Namun, apa jadinya jika ada seseorang yang justru secara sengaja ingin "berbagi" virus tersebut dengan orang lain?

Seorang pria asal Spanyol telah didakwa sengaja menyebabkan "cedera" pada orang lain setelah diduga menginfeksi 22 orang. Pria dengan gejala COVID-19 itu sengaja batuk-batuk di antara para rekan kerjanya dengan berkata, "Saya akan memberi kalian semua virus corona."

Polisi Spanyol mengatakan penyelidikan mereka dimulai setelah wabah COVID-19 muncul di perusahaan tempat pria itu bekerja di pulau Mallorca di Mediterania. Beberapa hari sebelum wabah muncul, pria itu menunjukkan gejala COVID-19 tetapi menolak saran rekan-rekannya untuk pulang dan mengisolasi diri.


Hal itu sebagaimana disampaikan oleh polisi dalam sebuah pernyataan. Kondisinya tak kunjung membaik sehingga dia pun menjalani tes PCR lalu pergi ke gym dan kembali bekerja keesokan harinya.

Meski atasannya menyuruhnya pulang setelah diduga menunjukkan suhu 40 derajat Celcius, pria itu menolak. Dia berjalan di sekitar tempat kerjanya, menurunkan masker wajahnya dan batuk pada orang-orang sambil berkata "Saya akan menulari kalian semua dengan virus corona," kata polisi.

Hasil tes PCR-nya pun keluar dan pria itu dinyatakan positif corona. Para rekan kerjanya juga kemudian dites corona dan lima di antaranya positif. Mereka menginfeksi anggota keluarga, termasuk tiga bayi.

Sedangkan di gym yang dikunjungi pria itu, tiga orang dan anggota keluarga dinyatakan positif. Beruntung, tak satu pun dari mereka yang positif membutuhkan rawat inap. Menurut kantor berita Spanyol Europa Press, hakim mendakwa pria itu dan kemudian membebaskannya pada Sabtu (24/4) malam untuk menunggu persidangan.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts