Singapura Hingga Turki Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya 53 Awak KRI Nanggala-402
Dunia

Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen menghubungi Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto untuk menyampaikan belasungkawa atas tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402.

WowKeren - Indonesia tengah berduka atas tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali. Sebanyak 53 awak yang menumpangi kapal selam buatan Jerman tersebut dalam latihan penembakkan torpedo pada Rabu (21/4) lalu dinyatakan telah gugur.

Sejumlah negara sahabat turut menyampaikan rasa duka cita atas tragedi ini. Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen menghubungi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto untuk menyampaikan belasungkawa atas tragedi ini.

"Kami berduka bersama TNI dan keluarga terdampak atas gugurnya orang-orang pemberani dan patriot Satuan Hiu Emas di atas KRI Nanggala ini," tulis Ng Eng Hen di akun Facebook resminya pada Minggu (25/4). "Semoga mereka beristirahat dalam damai, setelah melayani negara mereka dengan dedikasi dan pengorbanan tertinggi."

Selain dari Singapura, ucapan belasungkawa juga datang dari Raja dan Ratu Malaysia. Raja Malaysia, Yang-di-Pertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan Ratu Malaysia, Raja Permaisuri Agung Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah mengungkapkan kesedihan mereka atas hilangnya ABK KRI Nanggala-402. Raja dan Ratu juga berharap agar keluarga ABK yang ditinggalkan tetap kuat dalam menghadapi masa-masa sulit di bulan Ramadhan ini.


"Yang Mulia mendoakan agar rakyat Indonesia tetap kuat dan diberi kekuatan untuk menghadapi tantangan ini," demikian bunyi pernyataan Istana Negara Malaysia. "Raja dan Ratu juga berdoa agar jiwa orang yang dikorbankan diberkati oleh Allah dan ditempatkan di antara orang-orang yang saleh."

Selain Raja dan Ratu, Perdana Menteri Malaysia juga menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo dan negara Indonesia. PM Muhyiddin mengatakan dia berharap keluarga korban tragedi tersebut diberi kekuatan dan kesabaran selama masa percobaan ini.

"Malaysia selalu siap untuk terus memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia melewati masa sulit ini," kata PM Muhyiddin dalam pernyataannya.

Negara lain yang turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi KRI Nanggala-402 ini adalah Turki. Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan bahwa pihaknya menerima "dengan kesedihan yang mendalam" berita tenggelamnya kapal selam dan tewasnya 53 awak di lepas pantai pulau Bali.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait