Pemuda Arogan yang Usir Jemaah Bermasker di Masjid Bekasi Ditunjuk Jadi Duta Masker
Unsplash/Mika Baumeister
Nasional

Pemuda bernama Nawir tersebut dinobatkan sebagai Duta Masker di Masjid Al Amanah pada Rabu (5/5). Adapun konflik pengusiran jemaah yang mengenakan masker di masjid tersebut telah berakhir secara damai.

WowKeren - Kasus pengusiran jemaah bernama Roni Octavianto dari Masjid Al Amanah di Kota Bekasi, Jawa Barat, karena mengenakan masker beberapa waktu lalu berakhir secara kekeluargaan. Dengan mediasi Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat, pihak masjid dan Roni akhirnya berdamai.

Kekinian, pemuda yang viral karena membentak hingga merampas masker milik Roni justru diangkat menjadi Duta Masker. Pemuda bernama Nawir tersebut dinobatkan sebagai Duta Masker oleh Roni sendiri di Masjid Al Amanah pada Rabu (5/5).

"Sebagai umat Islam, kita harus berlapang dada, saling memaafkan," tutur Roni kepada awak media. "Dan Mas Nawir juga beserta pengurus masjid sudah mengaku atas kesalahannya."

Roni sendiri meminta publik untuk memaafkan Nawir yang viral karena terlihat paling ngotot menyuruhnya membuka masker. "Jadi, dalam arti sudah selesai, saya minta sahabat kami, netizen, untuk menerima kembali sahabat-sahabat kami ini, menjadi saudara kita yang kita saling cintai. Islam itu indah, tidak ada ajaran-ajaran Islam untuk saling ribut," kata Roni.


Setelah itu, Roni pun memasangkan masker ke wajah Nawir. Hal tersebut sekaligus menjadi simbolisasi penyerahan bantuan dua dus masker kepada Masjid Al Amanah.

"Ada dua pilihan Mas, Mas Nawir milih meneruskan kasus terkait masker secara hukum, atau Mas menjadi Duta Masker Prokes yang akan dijalankan tidak hanya di masjid melainkan di Indonesia?" tanya Roni kepada Nawir. "Duta prokes, sumpah demi Allah," jawab pemuda tersebut.

Adapun Nawir sendiri menyampaikan permohonan maafnya atas sikap arogansi yang sempat ia perlihatkan dalam kejadian pada akhir April 2021 tersebut. Nawir juga berjanji akan menjalankan tanggung jawabnya sebagai Duta Masker dengan sebaik mungkin.

"Adapun pembicaraan saya yang kemarin, arogansi, saya mohon maaf, karena saya juga manusia, yang penuh khilaf, saya mohon maaf kepada media dan para netizen," pungkasnya. "Alhamdulillah, dipercaya jadi duta masker, jalankan sebaik mungkin supaya tak terulang lagi. Dan saya akan menjalankan sebaik mungkin prokes dari pemerintah."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait