Label 'zionis nusantara' yang digaungkan oleh PKS menimbulkan banyak kritikan dari sejumlah pihak. Mengetahui hal tersebut, Gerindra pun turut memberikan tanggapannya.
- Wahyu
- Jumat, 21 Mei 2021 - 10:54 WIB
WowKeren - Belakangan, PKS menggaungkan mengenai "zionis nusantara" terkait dengan konfilk yang terjadi antara Israel dengan Palestina. Hal tersebut mengundang respons dari sejumlah pihak, termasuk Gerindra.
Gerindra mengkritik Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) terkait pernyataannya yang mengeluarkan label "zionis nusantara". Gerindra menyebut seharusnya persoalan yang terjadi di antara Israel-Palestina tidak dijadikan ajang untuk memecah belah masyarakat.
"Tanya ke mereka (PKS) siapa yang mereka maksud. Kalau kami Gerindra menghindari labeling kepada siapa pun," tutur Ketua Umum Gerindra Habiburokhman saat dihubungi Detiknews.com, Kamis (20/5). "Baiknya isu Palestina jangan membuat kita terpecah belah."
Gerindra menyebut bahwa konfilk yang terjadi antara Israel dan Palestina bisa dijadikan sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang berkomitmen menghapuskan penjajahan di seluruh dunia. Habiburokhman meminta agar PKS tidak menjadikan persoalan tersebut sebagai kepentingan politik.
Menurut Habiburokhman konflik yang terjadi di Palestina merupakan persoalan umat manusia secara universal. "Isu ini juga jangan dijadikan 'gorengan politik' domestik karena untuk soal kemanusiaan, kita bicara kepentingan umat manusia secara universal," lanjutnya.
Lebih lanjut, persoalan konflik Israel-Palestina itu tidak akan bisa dijadikan panggung politik untuk menyerang pemerintah. Habiburokhman menyebut pemerintah dan oposisi memiliki sikap yang sama terkait persoalan itu.
"Kalau mau dijadikan panggung politik untuk menyerang pemerintah, saya jamin nggak akan bisa," tegas Habiburokhman. "Karena sikap pemerintah sama kerasnya dengan yang di luar pemerintahan."
Sebelumnya, label "zionis nusantara" yang disebutkan oleh HNW mendapatkan banyak kritikan dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah dari PKB yang menilai pelabelan "zionis nusantara" sama saja dengan mencampuradukkan yang benar dan tidak.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid meminta HNW tidak asal menuduh pemerintahan dengan mengikutsertakan persoalan Israel-Palestina. Menurutnya, ada pihak yang memanfaatkan persoalan itu untuk kepentingan tertentu.
"Pelesetan yang ngaco, mencampurkan yang benar dengan yang batil," terang Jazilul kepada wartawan, Kamis (20/5). "Tidak usahlah sibuk tuduh-tuduh dan bikin label, nyatanya bukankah ada juga sebagian dari kita yang ambil panggung dengan isu Palestina?"
(wk/wahy)