Warga DKI Tertular Transmisi Lokal COVID-19 India B.1.617, Ternyata Sudah 2 Kali Divaksin
Pixabay/12222786
Nasional

Dinkes DKI Jakarta mengungkap kronologi hingga menemukan pasien transmisi lokal COVID-19 varian India B.1.617. Yakni karena yang bersangkutan tetap positif COVID-19 walau sudah 2 kali divaksin.

WowKeren - Kementerian Kesehatan sudah mengonfirmasi temuan transmisi lokal COVID-19 varian India B.1.617 di DKI Jakarta. Adalah seorang tenaga kesehatan yang dikonfirmasi tertular infeksi virus Corona tersebut.

Kekinian terungkap nakes yang tertular transmisi lokal COVID-19 varian India itu sudah pernah menerima 2 dosis vaksin sebelumnya. Kendati demikian, sang nakes rupanya tetap terinfeksi virus Corona sehingga kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atas nakes yang bersangkutan.

"Ini (kasus varian baru virus Corona ditemukan) karena sudah divaksinasi dua kali masih positif," ujar Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama, Kamis (20/5). "Makanya dia diperiksa."

Menurut Ngabila, nakes tersebut akhirnya tertular virus Corona varian India kemungkinan akibat interaksi dengan komunitas tempatnya beraktivitas sehari-hari. "Kemungkinan tertularnya dari komunitas dari orang di sekitar, tapi belum dapat ditelusuri lebih lanjut dia tertular dari mana," terang Ngabila, dilansir pada Jumat (21/5).


Usai menemukan adanya pasien yang terinfeksi varian B.1.617, Dinkes DKI Jakarta langsung melakukan pelacakan secara masif terutama di tempat kasus tersebut berasal. Namun hingga kini belum ada hasil yang memadai terkait dugaan transmisi lokal yang lebih masif. "Ada yang masih proses dan belum ada hasilnya," jelas Ngabila.

Setidaknya Dinkes DKI Jakarta sudah melakukan pelacakan terhadap 200 orang kontak erat demi mengantisipasi transmisi lokal varian baru tersebut. "Intinya kami melakukan terus secara aktif, sesuai dengan edaran Kemenkes, ada indikasinya mana yang curiga ada virus," ujar Ngabila.

Sebelumnya Kemenkes juga sudah mengonfirmasi soal adanya transmisi lokal varian Corona B.1.617. Dengan temuan kasus ini, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa COVID-19 B.1.617 di Indonesia bukan hanya berupa imported case yang dibawa dari luar negeri saja.

Namun Siti Nadia kemudian mengungkap fakta penting bahwa kasus semacam ini bukanlah hal baru di Indonesia. "Benar memang ada penularan secara transmisi lokal varian B.1.617 terhadap WNI di Jakarta. Tetapi ini bukan kasus baru," tutur Siti Nadia kepada Kompas, Kamis (20/5).

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait