Kasus bocornya data ratusan juta penduduk Indonesia rupanya bukan kali pertama terjadi. Anggota Komisi I DPR RI meminta pihak Kemenkominfo untuk mengambil tindakan tegas dalam mengusut kasus bocornya data WNI.
- Wahyu
- Sabtu, 22 Mei 2021 - 10:06 WIB
WowKeren - Belakangan, isu mengenai bocornya data ratusan juta penduduk Indonesia menjadi sorotan publik. Sejumlah data di antaranya diduga berasal dari BPJS Kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, salah seorang anggota Komisi I DPRI RI Yan Permenas Mandenas meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tidak hanya mengurusi soal administrasi ketika ada masalah kebocoran data. Ia meminta pihak Kemenkominfo bisa bertindak lebih tegas.
"Saya pikir ini bukan kejadian pertama, dan kami juga sudah pernah rapatkan," tutur Yan kepada wartawan, Jumat (21/5). "Bahkan saya mempertanyakan proses tindak lanjut dari pencurian data yang sengaja dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui situs-situs online."
"Dari pengamatan yang saya lihat adalah Kominfo hanya melakukan pendalaman terkait dengan persoalan kebocoran data atau melakukan koordinasi untuk pembenahan secara administrasi," lanjutnya. "Saya pikir membenahi secara administrasi bukan efek jera untuk melindungi data pribadi kita."
Yan mendesak Kemenkominfo untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku pencurian data. Menurutnya, hal itu sangat perlu dilakukan untuk benar-benar menjaga kerahasiaan dan keamanan data pribadi penduduk Indonesia.
Selain itu, Yan juga meminta agar Mabes Polri untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman serta menangkap para pelaku pencurian data tersebut. Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI lainnya Dave Laksono menilai masih ada kelemahan dalam sistem penyimpanan data.
Dave meminta agar pemerintah bisa melakukan penguatan sistem penyimpanan, sehingga tidak terjadi kebocoran data lagi di masa mendatang. Ia berharap penguatan sistem data bisa segera dilakukan baik oleh Kemenkominfo atau dibentuk badan baru.
Informasi terbaru, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) akan menyelidiki kasus bocornya data ratusan juta penduduk Indonesia di forum peretas "Raid Forums". Hal itu telah disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto.
Agus menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyiapkan administrasi penyidikan untuk membantu mengusut kasus bocornya data tersebut. Selain itu, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak instansi terkait agar penanganan masalah itu bisa cepat terselesaikan.
(wk/wahy)