Pemerintah Indonesia Resmi Tak Kirim Jemaah Haji Tahun Ini
Pixabay
Nasional
Polemik Ibadah Haji 2021

Pandemi virus corona (COVID-19) dan varian barunya menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam memutuskan pembatalan keberangkatan haji tahun ini.

WowKeren - Nasib jemaah haji Tanah Air tahun ini dipertanyakan usai Indonesia tidak masuk dalam daftar 11 negara yang boleh masuk ke Arab Saudi. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sendiri telah menemui Presiden Joko Widodo untuk membahas kepastian nasib para calon jemaah haji Indonesia pada Rabu (2/6).

Menag Yaqut lantas mengumumkan bahwa Indonesia tahun ini kembali tidak memberangkatkan jemaah haji. Pandemi virus corona (COVID-19) dan varian barunya menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam mengambil keputusan tersebut.

"Kami pemerintah, melalui Kementerian Agama, menerbitkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi," tutur Menag Yaqut dalam konferensi pers pada Kamis (3/6) hari ini.

Berdasarkan Kepmenag yang dibacakan oleh Menag Yaqut, pemerintah Saudi disebut belum mengundang pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Pemerintah Saudi juga disebut belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.


"Setelah mempertimbangkan keselamatan jemaah haji dan mencermati aspek teknis persiapan dan kebijakan yang diambil otoritas pemerintah Arab Saudi, Komisi VIII DPR RI dalam rapat kerja masa persidangan kelima tahun sidang 2020/2021 tanggal 2 Juni 2021 menyatakan menghormati keputusan yang akan diambil oleh pemerintah terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M," papar Menag Yaqut. "Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 144 H/2021 M bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya."

Dalam konferensi pers tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menjelaskan keselamatan para calon jemaah haji menjadi hal yang terpenting. Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia tak mengirim para calon jemaah haji tahun ini.

"Dengan berat hati, kami bersepakat bahwa haji tahun ini negara kita belum bisa mengirimkan calon jemaah hajinya," jelas Yandri. "Menjadi pertimbangan khusus juga adalah sampai detik ini pemerintah Saudi Arabia belum memperbolehkan penerbangan dari Indonesia ke Jeddah maupun Madinah. Termasuk juga kuota haji belum diberikan kepada Indonesia."

Yadri pun mengapresiasi Menag Yaqut. Kemenag dan DPR RI disebutnya terus memantau kemungkinan pemberangkatan jemaah haji hingga detik-detik terakhir.

"Tapi dari sisi persiapan teknis sudah kami hitung bersama Menteri Agama, sudah tidak memungkinkan lagi untuk kita memberangkatkan calon jemaah haji," pungkasnya. "Di tengah belum ada kepastian dari pemerintah Saudi Arabia dan kita hitung juga keselamatan haji di tengah pandemi COVID-19."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts