Teh Ninih 'Tersiksa' 15 Tahun, Aa Gym Ungkit Kebencian Usai Disindir Putra Sendiri
Selebriti
Aa Gym Gugat Cerai

Aa Gym sempat disentil sang putra, Muhammad Ghaza al Ghazali soal perilakunya pada Teh Ninih. Menghadapi hal itu, Aa Gym memilih tetap tegar dan mengunggah video dakwah soal menghadapi kebencian.

WowKeren - Baru-baru ini, Muhammad Ghaza Al Ghazali kembali mengungkap fakta mengejutkan soal sang ayah, Aa Gym. Dalam curhatan di Facebook, Ghaza membocorkan pertanyaan Aa Gym terkait Teh Ninih.

"'Buat apa dia hadir?' Seolah lidahku kelu untuk menjawabnya. 'Untuk apa seorang ibu hadir di pernikahan putranya?'" kata Ghaza soal pertanyaan yang diajukan Aa Gym seminggu sebelum ia menikah di 2020. "Seandainya aku bisa menjawab, 'Maaf, untuk apa bapak hadir?' Niscaya akan kujawab dengan demikian."

Dikenal sebagai ulama kondang dan santun, Ghaza malah membongkar sifat asli Aa Gym. Menurut Ghaza, Aa Gym hingga kini belum puas menyiksa Teh Ninih.

"Kemarin ada sedikit permainan di pengadilan. Barangkali waktu 15 tahun belum cukup untuk menyiksamu. Mungkin beliau masih perlu waktu untuk puas," kata Ghaza. "5 Juni 2020, Lusa adalah tepat setahu engkau dicerai. Dan sampai detik ini engkau (Teh Ninih) digantung, dipermainkan. Maaf saya tak bisa diam."

Usai curhatan Ghaza muncul, netter sempat menyentil Aa Gym. "Apakah sbagian besar ulama sprti itu.?entah knp sbagian dari peran nya public figur story' nya sangat mngejutkan 😥 ada apa dgn mereka.? Mereka tau dosa,tau hukum nya tapi perbuatan nya Lbih dari org yg awam agama....," kata netter. "Sungguh terlalu," ujar yang lainnya.


InstaStory

Pesan Aa Gym Soal Pembenci

Disaat sedang disentil netizen, Aa Gym tampaknya memilih fokus berdakwah. Ia sempat mengunggah postingan video dakwah terkait menghadapi kebencian dengan judul "TIDAK MUNGKIN SEMUA ORANG AKAN SUKA KEPADA KITA".

"Tidak mungkin semua orang akan suka pada kita," demikian unggahan Aa Gym. "Nabi Muhammad SAW yang sempurna akhlaknya, yang sempurna kebaikannya,tetap ada yang tidak suka. Apalagi kita yang nyebelin asli. Mustahil semua orang suka ke kita."

Ia lantas membeberkan tentang cara bersikap ikhlas menghadapi pembenci. Aa Gym meminta agar semua orang tak perlu merasa sakit hati meski dihina banyak orang. Walau tak dipungkiri, Aa Gym juga pernah merasakan sakit hati menghadapi kebencian banyak orang.

"Bagaimana kalau ada perbuatan yang kurang baik ke kita. Pertama harus syukur, syukur bukan kita yang berbuat jelek ke kita. Kayak kecopetan, syukur bukan kita yang jadi copetnya. Syukur kita tidak jadi dia (yang jahat)," kata Aa Gym. "Yang kedua, kita bisa belajar dari orang yang berakhlak buruk supaya tidak melakukan hal yang sama. Dia memfitnah, saya janji tidak memfitnah. Ketiga jadi penggugur dosa, buah dari dosa yang kita lakukan. Tobat kita kurang sukses, didatangkan Allah yang menyakiti kita, atau oleh Allah mau dinaikkan derajat, tapi karena ibadah kurang maka disakiti kita."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts