Sudah Ganti Pemeran, KPI Kini Minta Indosiar Hentikan Sementara Penayangan Sinetron 'Zahra'
Instagram/indosiar
TV

Rumah produksi Mega Kreasi Film (MKF) telah menunjuk Hanna Kirana untuk menggantikan peran Lea Ciarachel sebagai Zahra. Namun ternyata kini pihak KPI justru meminta sinetron 'Zahra' dihentikan sementara.

WowKeren - Sinetron bertajuk "Zahra" tengah menjadi perhatian publik. Lea Ciarachel selaku pemeran Zahra sebagai tokoh utama di mega series "Suara Hati Istri" tersebut dianggap tak cocok bermain dalam sinetron yang menceritakan seorang perempuan bernama Zahra yang menjadi istri ketiga.

Hal ini lantaran Lea diketahui masih di bawah umur, yakni 14 tahun. Karena kontroversi tersebut, posisi Lea sebagai Zahra pun akhirnya harus digantikan. Dan rupanya, Hanna Kirana menjadi sosok artis yang diutus untuk menggantikan peran Lea sebagai Zahra.

Namun ternyata pergantian pemain itu tak membuat polemik di sinetron ini lantas berakhir. Baru-baru ini Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) malah meminta pihak Indosiar untuk menghentikan sementara penayangan sinetron tersebut.

"Iya berhenti untuk beberapa hari. Mereka (Indosiar) melakukan evaluasi sekaligus mempersiapkan produksi yang nuansanya berbeda dari apa yang sudah ditayangkan oleh Indosiar," ujar Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Mulyo Hadi Purnomo ketika dihubungi, Sabtu (5/6).


Penghentian sementara itu dilakukan agar pihak Indosiar bisa mengevaluasi alur cerita sinetronnya sehingga tidak lagi menimbulkan polemik di masyarakat. Namun Mulyo sendiri belum tahu persis sampai kapan Indosiar harus menghentikan penayangan sinetron "Zahra".

"Kami yang meminta untuk menghentikan karena ada beberapa pertimbangan-pertimbangan yang kemudian mereka bisa memahami," jelas Mulyo. Selain itu, pihak KPI juga tidak ingin pergantian talent pemeran Zahra terkesan terlalu buru-buru.

"Kami tidak ingin penggantian itu dilakukan secara cepat-cepat sehingga mereka pada penyataan yang diinginkan KPI adalah evaluasi jalan ceritanya," pungkas Mulyo. "Kami minta coba off evaluasi dulu sehingga mereka bisa menyiapkan lebih matang dan tidak jadi polemik di masyarakat."

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!