BTS Meal Picu Kerumunan Di Gerai McDonald's, Polri Turun Tangan
Unsplash/a befendo
Nasional
Efek BTS Meal

Baru-baru ini, hampir seluruh gerai McDonald's diserbu oleh pembeli yang menginginkan menu BTS Meal. Hal ini kemudian menimbulkan kerumunan hingga membuat Polri turun tangan.

WowKeren - Pada Rabu (9/6) hari ini, gerai makanan siap saji McDonald's resmi merilis menu baru yakni BTS Meal. Hal ini kemudian menimbulkan kerumunan di setiap gerai yang ada di Indonesia.

Hal itu lantaran banyaknya penggemar dari idol Korea tersebut yang antusias untuk mendapatkannya. Dikarenakan menimbulkan antrean yang panjang dan berkerumun, polisi serta Satpol PP pun turun tangan.

Tidak hanya itu, pihak TNI pun turut serta dalam mengamankan kerumunan yang terjadi. "Polri bersama TNI berkoordinasi dengan Pemda untuk memberikan edukasi terhadap kejadian tersebut," tutur Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (9/6).

Argo menuturkan bahwa pihaknya juga turut berkomunikasi dengan Gugus Tugas COVID-19 dalam menghadapi situasi ramainya peminat BTS Meal. "Dikomunikasikan ke Gugus Tugas COVID-19," imbuhnya.

Lebih lanjut, sejumlah gerai McDonald's di Menteng, Jakarta Pusat, ditutup sementara akibat kerumunan yang ditimbulkannya. "Penutupan 1x24 jam restoran McDonald's di Jalan Raden Saleh dan Jalan Tambak," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (9/6).


Sementara itu, Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta menerangkan bahwa Satgas COVID-19 tingkat kecamatan mengecek McDonald's setempat. Gerai rumah makan cepat saji itu terlihat dipadati oleh pengemudi ojek online yang mengantre untuk mendapatkan menu BTS Meal yang dipesan pelanggannya.

Melihat situasi kondisi yang abai protokol kesehatan, Satgas COVID-19 pun memutuskan untuk membubarkan pengemudi ojek online itu. Kade menerangkan hal itu semata-mata dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi menjadi klaster baru.

Maka dari itu, pihaknya memilih untuk membubarkannya. "Kita ambil langkah untuk membubarkan mereka," terang Kade di lokasi, Rabu (9/6).

Lebih lanjut, Kade juga meminta McDonald's Stasiun Gambir menutup sementara dan menonaktifkan layanan daring BTS Meal guna menghindari kerumunan. "Kita minta tutup aplikasi kemudian MCD ditutup dan cancel pesanan dari customer," ungkap Kade.

Kade menegaskan bahwa Satgas COVID-19 tingkat kecamatan tidak pernah menghambat atau melarang masyarakat membuka usaha di tengan pandemi. Akan tetapi harus tetap menaati protokol kesehatan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts