Begini Kronologi Wabup Sangihe Meninggal di Pesawat, Terungkap Sempat Tolak Operasi Tambang Emas
Facebook/stenly.pontolawokang
Nasional

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong meninggal dunia di pesawat pada Rabu (9/6). Helmud sendiri dikenal sebagai salah satu pihak yang menolak keras rencana pembukaan tambang emas di wilayahnya.

WowKeren - Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong sedang menjadi sorotan nasional. Pasalnya Helmud dikabarkan meninggal dunia ketika dalam perjalanan udara dari Denpasar menuju Makassar pada Rabu (9/6) kemarin.

Kepergiannya sontak menjadi sorotan karena sosok Helmud yang begitu dicintai masyarakatnya. Namun bukan hanya itu, kepergian Helmud juga belakangan banyak dikaitkan dengan ketegasannya menolak operasi tambang emas yang hendak dibuka di Kepulauan Sangihe dan dikhawatirkan merusak lingkungan setempat.

Hal ini juga dibenarkan Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana. "Iya, Pak Wakil Bupati memang bikin surat (tolak tambang). Almarhum memang menolak izin tambang, tapi saya belum melihat suratnya," ujar Jabes kepada Kompas, Kamis (10/6).

Saat ini upaya pembukaan tambang emas di Kepulauan Sangihe memang terus menuai penolakan dari masyarakat luas, yang dalam hal ini termasuk mendiang Helmud. Sayangnya perjuangan Helmud menolak izin tambang emas itu terpaksa berakhir pada Rabu kemarin setelah ia mengembuskan napas terakhir di usia 58 tahun yang diduga akibat serangan jantung.

Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Iwan Risdianto membenarkan jika mendiang adalah penumpang pesawat Lion Air JT-740 yang harusnya mendarat di bandaranya. "Benar, ada penumpang meninggal dalam pesawat saat terbang. Korban penumpang transit di bandara SHIAM (Sultan Hasanuddin Internasional Airport Makassar) dan katanya Wakil Bupati," kata Iwan.

Helmud sendiri sejatinya melakukan perjalanan rute Denpasar-Makassar-Manado. Dan dalam perjalanan dari Denpasar ke Makassar dengan Lion Air tersebut, Helmud sudah dipastikan tidak terinfeksi COVID-19 sebagaimana prosedur yang berlaku.

"Lion Air penerbangan JT-740 dipersiapkan secara baik. Semua penumpang serta awak pesawat sudah menjalani pemeriksaan kesehatan COVID-19 dengan dinyatakan negatif," tutur Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Kamis (10/6).


Surat yang menyatakan negatif COVID-19 ini pun telah diverifikasi oleh petugas medis dari lembaga yang berwenang. Pesawat berangkat 15.08 WITA dari Denpasar dan pada 15.40 WITA, Helmud dilaporkan memerlukan pertolongan medis.

"Pimpinan awak kabin bersama kru kabin lainnya menghampiri langsung guna mengetahui kondisi aktual penumpang. Setelah mendapatkan informasi detail dan pengamatan, SFA (Senior Flight Attendant) segera melakukan pengumuman apakah dalam penerbangan terdapat profesi dokter atau tenaga medis," ujar Danang.

Beruntung ada penumpang yang merupakan tenaga kesehatan dan telah dibuktikan dengan tanda identitas resmi. Helmud segera diberikan pertolongan darurat, mulai dari diberi tabung oksigen portabel, melonggarkan pakaian yang mengikat, membersihkan wajah, serta kursi disandarkan.

Pilot juga segera berkoordinasi agar memberikan pelayanan terbaik kepada Helmud. Yakni dengan segera mengarahkan penerbangan ke bandar udara terdekat, yakni Bandara Sultan Hasanuddin yang juga bandara tujuan, dan berkoordinasi agar disiapkan tim medis.

Pukul 16.10 WITA, tim medis sudah bersiap di bandara. Pesawat mendarat 16.17 WITA tim medis segera menindak Helmud namun akhirnya mendiang dinyatakan meninggal dunia.

"Lion Air mendapatkan informasi dari pihak tim medis, bahwa penumpang inisial HH meninggal dunia," pungkas Danang. "Atas nama manajemen dan seluruh karyawan Lion Air mengucapkan dukacita mendalam atas meninggalnya penumpang HH. Petugas Lion Air di Ambon bersama pendamping membantu proses pengurusan jenazah HH di rumah sakit."

Begini Kronologi Wabup Sangihe Meninggal di Pesawat, Terungkap Sempat Tolak Operasi Tambang Emas

Facebook/stenly.pontolawokang

Kini jenazah pun sudah dikembalikan kepada pihak keluarga. Masyarakat pun turut bersedih atas kepergian sang wakil bupati yang begitu dicintai tersebut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts