Trump Beri Pesan Sinis Untuk Joe Biden, Ini Perbedaan Sosok Keduanya di Mata Presiden Putin
Instagram
Dunia

Presiden AS Joe Biden dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (16/6) pekan depan. Donald Trump lantas memberikan pesan kepada Biden terkait pertemuan itu.

WowKeren - Donald Trump memberikan pesan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump berpesan agar Biden "jangan tertidur" dalam pertemuan tersebut.

"Semoga sukses untuk Biden dalam berurusan dengan Presiden Putin – jangan tertidur selama pertemuan, dan tolong beri dia salam hangat saya," tutur Trump dalam sebuah pernyataan e-mail, Kamis (10/9).

Sebagai informasi, Trump memberi julukan "Sleepy Joe" kepada Biden selama kampanye kepresidenan tahun lalu. Pernyataan sinis Trump ini disampaikan menyusul pertemuan Biden dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Kamis lalu. Kedua pemimpin tersebut sama-sama membanjiri satu sama lain dengan pujian, Biden bahkan memberi Johnson sepeda baru.

Sementara itu, Biden dijadwalkan akan bertemu Putin pada Rabu (16/6) di Jenewa, Swiss. Akhir pekan ini, Biden juga akan bertemu Ratu Elizabeth II di Kastil Windsor dan kemudian menghadiri pertemuan puncak NATO di Belgia.


Di sisi lain, Putin sendiri sempat membandingkan sosok Trump dan Biden sebagai Presiden dalam wawancara dengan NBC News. Menurut Putin, Trump adalah sosok yang luar biasa dan bertalenta.

"Bahkan sekarang saya percaya bahwa mantan Presiden AS, Tuan Trump, adalah sosok yang luar biasa, sosok yang bertalenta, jika tidak maka ia tidak mungkin bisa menjadi seorang Presiden," ujar Putin kepada jurnalis NBC, Keir Simmons. "Ia (Trump) adalah sosok yang penuh warna. Kamu bisa menyukainya atau tidak. Dan, tapi dia tidak berasal dari pembentukan AS. Dia belum pernah menjadi bagian dari politik besar sebelumnya, dan beberapa menyukainya, beberapa tidak menyukainya, tetapi itu adalah fakta."

Di sisi lain, Putin menilai Biden sangat berbeda dari Trump karena ia adalah "seorang pria karir". Biden disebut Putin telah menghabiskan hampir seluruh masa dewasanya dalam dunia politik.

"Itu adalah orang yang berbeda, dan saya sangat berharap bahwa, ya, ada beberapa keuntungan, beberapa kerugian, tetapi tidak akan ada gerakan berbasis impuls atas nama presiden AS sekarang," pungkas Putin.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts