Survei: Jepang Masuk Peringkat Buruk Sebagai Negara untuk Besarkan Anak
pixabay.com/Ilustrasi: RitaE
Dunia

Survei mencakup orang berusia antara 20 dan 49 tahun. Sekitar 1.400 responden ditanyai di Jepang, sementara 1.000 atau lebih disurvei di Prancis, Jerman, dan Swedia.

WowKeren - Jepang memang menjadi salah satu destinasi favorit di Asia Timur. Selain pemandangan alamnya yang indah, budaya pop di sana juga mampu menjadi magnet bagi banyak pemuda di seluruh dunia.

Namun, siapa sangka jika Jepang rupanya bukan tempat terbaik untuk membesarkan anak? Survei yang dilakukan oleh Studi oleh Kantor Kabinet menemukan bahwa 61,1 persen responden Jepang tidak menganggap Jepang sebagai tempat yang mudah untuk membesarkan anak.

Dibanding tiga negara Eropa, Jepang jauh tertinggal. Dari survei tersebut, hanya 2,1 persen responden di Swedia yang memberikan jawaban itu, sedangkan angkanya 17,6 persen di Prancis dan 22,8 persen di Jerman.


Survei terbaru yang dilakukan antara Oktober dan Januari lalu mencakup orang berusia antara 20 dan 49 tahun. Sekitar 1.400 responden ditanyai di Jepang, sementara 1.000 atau lebih disurvei di Prancis, Jerman, dan Swedia. Adapun survei ini dilakukan setiap lima tahun untuk membantu pemerintah merancang langkah-langkah mengatasi penurunan angka kelahiran.

Dari survei itu, sebanyak 49 persen responden Jepang berpendapat jika ibu memainkan peran sentral dalam membesarkan anak-anak sampai mereka masuk sekolah dasar. Sedangkan angka untuk ketiga negara Eropa yang telah disebutkan adalah 25,7 persen di Prancis, 31,4 persen di Jerman dan 4,3 persen di Swedia.

Survei itu juga mencakup bagaimana kondisi perawatan kesuburan. Di Jepang, 44,6 persen responden menganggap pengobatan seperti itu sulit untuk diakses. Adapun alasannya karena biaya yang mahal. Sebanyak 90 persen responden menyebutnya demikian. Sedangkan angka yang sesuai untuk tiga negara Eropa berkisar antara 10 dan 16,6 persen.

Selain kedua hal di atas, survei tersebut juga mengungkap persentase terkait pandangan kaum muda terhadap sebuah hubungan. Ketika ditanya apakah menjalin hubungan adalah hal yang merepotkan, sebanyak 19,4 persen responden Jepang menjawab iya sedangkan Prancis: 1,5 persen dan Swedia: 14,4 persen.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts