Wisma Atlet Makin Padat, IGD 'Banjir' Pasien COVID-19 Sampai Disebut Mirip Pasar
Flickr/thisisinbalitimur
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pasien berbondong-bondong meminta perawatan COVID-19 di RSD Wisma Atlet hingga rela duduk lesehan di UGD, sebagaimana terekam di video viral sejak Senin (14/6) malam.

WowKeren - Indonesia sedang dihadapkan dengan lonjakan kasus positif COVID-19 yang kemungkinan besar diakibatkan masa libur Lebaran beberapa waktu lalu. Salah satu yang dihadapkan dengan ledakan kasus ini adalah RSD Wisma Atlet yang bahkan sampai digambarkan bak pasar karena dibanjiri pasien.

Hal ini seperti disampaikan dokter spesialis saluran pernapasan di RSD Wisma Atlet, Efri, lewat akun Twitter-nya pada Selasa (15/6). "Sejak lonjakan kasus, IGD dan triase RSDCWA sudah seperti 'pasar' terutama sore sd dini hari yang datang bukan hanya silih berganti malah numpuk," tulisnya.

Efri pun menyoroti kenaikan kasus semacam ini yang selalu terjadi pasca libur panjang. "Di hilir yang keteteran terus, di hulu solusi belum greget, ayolah," imbuhnya.

Beberapa video pun beredar viral di media sosial dan menunjukkan mengularnya antrean pasien di Unit Gawat Darurat RSD Wisma Atlet. Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet, Letkol Laut M Arifin membenarkan video tersebut, termasuk pasien yang sampai tampak duduk lesehan di lantai.


Antrean ini, menurut Arifin, terjadi pada Senin (14/6) malam. "Antrean terjadi karena banyaknya pasien yang datang dalam waktu berdekatan," terang Arifin kepada Kompas.

Sebab mekanisme di RSD Wisma Atlet memang akan mengarahkan pasien ke UGD untuk dilakukan pendataan dan diagnosis awal soal pengelompokan pasien. Baru setelahnya pasien akan diarahkan ke kamar perawatan.

"Jadi memang awalnya harus antre dulu," katanya melanjutkan. Karena itulah penumpukan pasien di UGD jelas tidak bisa dihindari.

Apalagi karena jumlah pasien yang masuk memang begitu tinggi, yakni mencapai 398 pasien baru per Selasa pagi. Saat ini RSD Wisma Atlet merawat sampai 2.685 pasien pria dan 2.768 pasien wanita yang dipusatkan di Tower 4-7.

Situasi ini jelas ditanggapi serius oleh otoritas terkait, termasuk pengelola RSD Wisma Atlet. Menurut Arifin, RSD Wisma Atlet akan mengantisipasi terjadinya peningkatan drastis kasus positif COVID-19 seperti bulan Januari 2021 lalu, yakni dengan membuka kembali Tower 8 Wisma Atlet Pademangan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts