Ketua BEM KM Universitas Gadjah Mada (UGM) Muhammad Farhan menjelaskan bahwa hal yang disampaikan Aliansi Mahasiswa UGM adalah keresahan yang dirasakan para mahasiswa.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 29 Juni 2021 - 09:27 WIB
WowKeren - Unggahan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang mengkritik Presiden Joko Widodo belakangan menjadi perbincangan. Tak hanya BEM UI, Aliansi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) rupanya juga turut membuat unggahan yang mengkritik Presiden Jokowi.
Dalam akun Twitter @UGMBergerak, Aliansi Mahasiswa UGM memberikan selamat kepada Jokowi karena telah meraih gelar sebagai "Juara Umum Lomba Ketidaksesuaian Omongan dengan Kenyataan".
Dalam poster yang diunggah, tampak sejumlah headline berita tentang pemerintah yang menyatakan siap dikritik. Aliansi Mahasiswa UGM juga mengunggah poster yang dibuat oleh BEM UI.
"Selamat kepada presiden Republik Indonesia @jokowi atas pencapaian dan prestasinya sehingga dapat meraih dua gelar terbaik yang diberikan oleh kami, mahasiswa," cuit Aliansi Mahasiswa UGM. "Indonesia Maju!"
Kala dikonfirmasi, Ketua BEM KM UGM Muhammad Farhan menjelaskan bahwa hal yang disampaikan Aliansi Mahasiswa UGM adalah keresahan yang dirasakan para mahasiswa. Termasuk juga BEM KM UGM yang merupakan bagian Aliansi Mahasiswa UGM.
"Iya (mewakili sikap BEM UGM). Namun (aliansi) mengatasnamakan individu-individu yang ada," papar Farhan dikutip dari detikcom, Senin (28/6). "Anggota BEM adalah bagian juga dari Aliansi Mahasiswa UGM."
Menurut Farhan, pemerintah sebaiknya tak perlu mengumbar janji apabila memang tak dapat menerima kritik. Farhan menyatakan bahwa BEM KM UGM sepakat dengan kritik yang disampaikan Aliansi Mahasiswa UGM.
"Jika memang tidak bisa mengakomodir kritik terutama dari mahasiswa, sebaiknya tidak perlu mengumbar janji dan sebaiknya merevisi apa yang sudah disampaikan kepada publik," katanya. "BEM termasuk dalam sikap tersebut."
Farhan juga menilai bahwa hal yang disampaikan Aliansi Mahasiswa UGM di media sosial telah sesuai dengan fakta yang ada saat ini. Oleh sebab itu, Farhan menyatakan bahwa BEM KM UGM mendukung sikap tersebut.
"Secara tegas kami akan sampaikan bahwa apa yang dikeluarkan oleh akun Twitter Aliansi Mahasiswa UGM merupakan fakta-fakta yang jelas dan mewakili keresahan mahasiswa," pungkasnya.
(wk/Bert)