Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat dari total 90 kota IHK terdapat 56 kota yang menyumbang deflasi. Sementara 34 kota lainnya mengalami inflasi pada Juni 2021.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 01 Juli 2021 - 14:39 WIB
WowKeren - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami deflasi alias penurunan harga sebesar 0,16 persen pada Juni 2021 dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month). Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, ini merupakan deflasi pertama sejak Januari 2021.
"Ini merupakan deflasi pertama sejak Januari 2021," tutur Margo dalam konferensi pers pada Kamis (1/7). "Tapi perkembangan harga di 2020 dan 2021 relatif masih belum signifikan."
Menurut Margo, penurunan harga komoditas cabai merah, cabai rawit, hingga bawang merah turut memicu terjadinya deflasi pada Juni 2021. "Penyebabnya adalah karena terjadinya penurunan harga komoditas cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah," papar Margo.
Adapun komoditas tersebut masuk dalam kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok tersebut mengalami deflasi sebesar 0,71 persen dengan andil 0,18 persen terhadap deflasi bulan Juni. Namun sejumlah komoditas seperti telur ayam ras dan bayam mengalami peningkatan harga sehingga menghambat laju deflasi.
Selain itu, kelompok transportasi juga mengalami deflasi sebesar 0,35 persen dengan andil 0,04 persen terhadap deflasi bulan Juni. Sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki mengalami deflasi sebesar 0,12 persen dengan andil 0,01 persen. Adapun kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,01 persen namun tak memberi andil terhadap deflasi bulan Juni.
"Terdapat empat dari 11 kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi," papar Margo.
Lebih lanjut, dari total 90 kota IHK terdapat 56 kota yang menyumbang deflasi. Sementara 34 kota lainnya mengalami inflasi pada Juni 2021.
Kupang mencatat deflasi tertinggi pada Juni 2021, yakni mencapai 0,89 persen. Sementara deflasi terendah terjadi di Palembang, yakni 0,01 persen.
Di sisi lain, Singawang mencatat inflasi tertinggi pada Juni 2021, mencapai 1,36 persen. Sedangkan Pekanbaru dan Tanjung Selor mencatat inflasi terendah, yakni sebesar 0,01 persen.
Dengan adanya deflasi bulan Juni 2021 ini, maka inflasi Juni 2021 terhadap Desember 2020 (secara tahun berjalan) mencapai 0,74 persen. Sedangkan inflasi Juni 2021 terhadap Juni 2020 (tahunan) mencapai 1,33 persen.
(wk/Bert)