Masjid Di Jakarta Dan Bekasi Tetap Laksanakan Salat Jumat Di Tengah Penerapan PPKM Darurat
Pixabay
Nasional
PPKM Darurat

Pemerintah telah menerapkan PPKM Darurat untuk menekan angka penyebaran COVID-19. Dalam penerapannya, pemerintah meminta masyarakat melakukan segala aktivitasnya di rumah, termasuk ibadah.

WowKeren - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali telah berlaku sejak 3 Juli 2021. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mengendalikan penyebaran COVID-19 di Indonesia, khususnya di wilayah yang mengalami lonjakan kasus.

Dalam aturan PPKM Darurat itu meminta masyarakat untuk melakukan segala aktivitasnya di rumah saja, termasuk ibadah. Hal ini juga telah disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Meski demikian, masjid di kawasan Jakarta dan Bekasi masih menggelar ibadah salat Jumat. Salah satu masjid yang menggelar salat Jumat di tengah penerapan PPKM Darurat adalah Al-Mochtar yang terletak di Jalan Malaka, Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

Para jemaah terlihat masih ramai mendatangi masjid tesebut untuk melakukan salat Jumat. Tidak hanya itu, mereka juga tidak melewati pengecekan suhu badan saat hendak memasuki masjid. Kemudian, ada juga dari mereka yang tampak tidak mengenakan masker, terutama anak-anak.


Lebih lanjut, pengurus masjid juga terlihat tidak memberikan arahan atau peringatan bagi para jemaah untuk menaati protokol kesehatan. Meski demikian, saf atau barisan jemaah telah diberi jarak sekitar 40 cm. Selain itu, para jemaah juga terlihat membawa alat salat seperti sajadah masing-masing dari rumah.

Dalam pelaksanaan ibadah salat jumat di masjid kawasan Jakarta tersebut, berlangsung relatif singkat. Materi khotbah atau ceramah yang disampaikan hanya berkisar sekitar 7 menit.

Di sisi lain, Masjid Besar Hidayattutaufiq yang terletak di Jalan Raya Pasar Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, tampaknya juga menggelar ibadah salat Jumat secara berjemaah. Pada pelaksanaan salat Jumat tersebut tidak ada bedanya dengan hari sebelum dilaksanakan PPKM Darurat.

Sama halnya dengan masjid di kawasan Jakarta, masih ada jemaah di masjid Bekasi yang menggunakan masker hanya di dagu dan bahkan tidak memakai masker, terutama anak-anak. Para jemaah yang hadir juga tidak dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki masjid.

Petugas diketahui hanya mempersiapkan cairan disinfektan melalui kipas angin di gerbang masuk masjid. Lebih mirisnya lagi, barisan jemaah di lantai bawah terlihat penuh dan tidak ada batasan jarak antara satu dengan lainnya.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts