Komnas HAM Sayangkan Pernyataan Mensos Risma: Papua Bukan Tempat Pembuangan
Instagram/tri.rismaharini
Nasional

Pernyataan tersebut disampaikan Mensos Risma kala melakukan inspeksi ke dapur umum Wyata Guna Bandung, Jawa Barat, dan melihat ada ASN yang tak serius dalam bekerja.

WowKeren - Menteri Sosial Tri Rismaharini ramai diperbincangkan usai mengancam akan "membuang" ASN tidak becus ke Papua. Hal ini disampaikan Risma kala melakukan inspeksi ke dapur umum Wyata Guna Bandung, Jawa Barat, dan melihat ada ASN yang tak serius dalam bekerja.

Pernyataan Risma tersebut lantas disayangkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menegaskan bahwa Papua bukan tempat pembuangan dan penghukuman.

"Papua Bukan Tanah Kosong, bukan tempat pembuangan dan penghukuman bagi mereka yang dianggap tidak bisa bekerja," tutur Beka kepada Kompas.com pada Rabu (14/7). "Papua setara dan sederajat dengan daerah lain di Indonesia."

Beka menegaskan bahwa Papua memiliki kesetaraan dan derajat yang sama dengan daerah lain. Sedangkan pernyataan yang dilontarkan Risma dinilai berpotensi makin meningkatkan stigmatisasi terhadap Papua dan masyarakat Papua.

Lebih lanjut, Beka mengingatkan bahwa Indonesia telah memiliki Undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. "Semua pejabat negara harus menghormati substansi UU tersebut," tegas Beka.


Selain berpotensi meningkatkan stigmatisasi, pernyataan Risma juga dinilai Beka dapat memperumit dialog dan upaya yang saat ini terus diupayakan banyak pihak terkait situasi di sana. Oleh sebab itu, Beka mendesak Risma untuk meminta maaf terhadap masyarakat Papua.

"Statement tersebut juga memperumit berbagai dialog dan upaya penyelesaian secara menyeluruh persoalan Papua yang sampai saat ini terus diupayakan berbagai pihak," pungkas Beka.

Sebelumnya, Risma menegur para ASN yang bekerja dengan tidak benar di dapur umum Wyata Guna Bandung. Risma meminta agar pekerja di dapur umum bisa memperbaiki pelayanannya yang terkesan lambat.

"Saya enggak bisa pecat orang, tapi saya bisa pindahin ke Papua," tutur Risma menegaskan, Selasa (13/7). "Bapak masak telur saja seperti itu, itu bisa jam 12 malam (baru) matang. Ditambah nasi kotak, siap, siap, tapi kerjanya model gitu."

Pernyataan Risma sempat membuat namanya masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia pada Rabu (14/7). Bahkan dipantau pada 08.03 WIB, kata kunci terkait bertengger di urutan 1-4 Trending Topic Indonesia, yakni "Bu Risma", "Indonesia", "Rasis", dan "Papua".

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait