BKN Blak-Blakan Penyebab Banyak Pelamar CPNS dan PPPK 2021 Gagal Seleksi Administrasi
Instagram/bkngoidofficial
Nasional
Seleksi CPNS dan PPPK 2021

Tahap pendaftaran seleksi CPNS-PPPK 2021 akan berakhir Rabu (21/7) pekan depan. BKN pun terus menggencarkan sosialisasi termasuk penyebab umum peserta gagal seleksi administrasi.

WowKeren - Tahap pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 akan berakhir pada Rabu (21/7) pekan depan. Dan sampai Jumat (16/7) kemarin, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkap sudah ada 1.434.483 pelamar yang menyelesaikan proses pendaftarannya.

Meski demikian, bagi yang belum menyelesaikan pendaftaran tidak perlu terburu-buru. BKN mengingatkan bahwa pelamar harus sangat teliti atau malah bisa-bisa berakhir gagal lolos seleksi administrasi.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas BKN Paryono mengungkap faktor tidak berhati-hati dan ceroboh inilah yang membuat banyak pelamar akhirnya tidak lolos seleksi administrasi. Sebab bila sudah mengakhiri proses pendaftaran, sistem sudah merekam data pelamar secara otomatis sehingga tidak bisa diubah atau diperbaiki lagi. Bila tidak terjadi kesalahan input data, maka pelamar tidak akan bisa mengubahnya.

"Dibaca berulang-ulang, teliti," tegas Paryono di Jakarta, Rabu (7/7) lalu. "Dan kalau masih ragu-ragu jangan buru-buru diakhiri (difinalkan)."


"(Kalau salah input data) akibatnya bisa gagal dalam seleksi administrasi," imbuh Paryono, dikutip dari JPNN, Sabtu (17/7). "Jadi pelamar harus tenang, jangan kesusu (terburu-buru), dan tetap fokus."

BKN pun terus menggencarkan sosialisasi terkait pentingnya ketelitian dalam memasukkan data ke sistem. Sebab selama ini BKN banyak menemui pelamar yang tidak membaca dan memahami alur pendaftaran terlebih dahulu sehingga berpotensi melakukan kesalahan input data ke sistem SSCASN.

"Para pelamar bingung karena salah input dan sudah akhiri pendaftaran. Itu tidak bisa diperbaiki," tegas BKN di Facebook resminya. Beberapa kesalahan lain yang kerap dilakukan adalah salah saat mengunggah berkas, mengisi nama, memilih instansi, yang konsekuensinya tentu saja gagal lolos seleksi administrasi.

Di sisi lain, tahap pendaftaran seleksi CPNS-PPPK 2021 dibuka sampai Rabu pekan depan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, satu pelamar hanya boleh memilih satu jalur dan formasi, dengan kata lain tidak bisa memilih melamar sebagai CPNS dan PPPK sekaligus.

Sudah ada 2.590.597 akun pelamar yang dibuat di SSCASN. Kementerian Hukum dan HAM menjadi instansi dengan pelamar terbanyak yakni 371.330, sedangkan Pemerintah Kabupaten Paniai dan Pegunungan Bintang hingga kini belum mendapatkan satu pun pelamar.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts