Kemenkes Sebut Capaian Target Tes COVID-19 Harian Ada Pada Masing-Masing Pemda
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Saat ini pemerintah meminta setiap wilayah di Indonesia melakukan tes COVID-19 harian kepada warganya. Hal ini bertujuan agar bisa segera mengendalikan penyebaran COVID-19.

WowKeren - Pemerintah Indonesia tengah berupaya keras dalam menangani dan menghadapi pandemi COVID-19. Adapun cara yang telah ditempuh seperti pembatasan aktivitas masyarakat, vaksinasi, hingga tes COVID-19 harian.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bahwa capaian target tes COVID-19 sebesar 324.283 pada masyarakat itu bergantung pada upaya dan strategi masing-masing pemerintah daerah (pemda). Kemenkes mencatat masih banyak daerah yang tidak memenuhi target dari pemerintah pusat.

Siti Nadia Tarmizi selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes memaparkan bahwa pemerintah sejauh ini telah mengalokasikan media tes COVID-19 kepada masing-masing pemda. Ia pun berharap dengan begitu, pemda dapat berkomitmen sesuai dengan target tes yang telah ditentukan pemerintah pusat.

"Ini sangat bergantung daerah ya, dan target ini sudah ada dalam Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021," tutur Nadia melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (22/7). "Jadi tinggal kita berharap komitmen yang kuat dari daerah untuk mencapai target testing dan tracing."


Nadia menjelaskan bahwa pemerintah pusat sejauh ini selalu memberikan arahan kepada pemda melalui rapat koordinasi yang rutin diadakan tiap pekan. Dengan begitu, menurutnya, pemda seharusnya juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi atas tes COVID-19 kepada warganya.

Lebih lanjut, Nadia enggan membeberkan masalah yang dihadapi pemda dalam melaksanakan tes COVID-19 kepada warganya sehingga tidak lagi mampu mencapai target. Meski demikian, Nadia memastikan bahwa pemda akan kembali bisa mencapai target harian, dan pemerintah akan terus menyuplai alat-alat tes, baik reagen PCR maupun tes rapid antigen kit di masing-masing Dinas Kesehatan (Dinkes).

Selain itu, Nadia juga menyebutkan bahwa dalam tiga hari terakhir, hanya ada lima Kabupaten/Kota yang standar testing-nya sudah baik dan melebihi 90 persen. Adapun lima wilayah itu adalah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Kota Surakarta, Yogyakarta, dan Kabupaten Sumenep.

Kendati demikian, Nadia berharap daerah lain bisa menyusul kelima wilayah tersebut. Sebab, positivity rate atau rasio kasus positif COVID-19 masih relatif tinggi di atas 20 persen setiap harinya. Persentase ini jauh dari ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni batasan maksimal sebesar 5 persen.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts