Berakhir Pada 26 Juli, Kemendikbudristek Desak Pelamar Guru PPPK Selesaikan Pendaftaran
Nasional
Seleksi CPNS dan PPPK 2021

Sebelumnya, pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 telah diperpanjang oleh BKN hingga 26 Juli. Seperti yang diketahui, pada awalnya pendaftaran berakhir pada 21 Juli 2021.

WowKeren - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 telah dibuka sejak 30 Juni lalu, dan akan berakhir pada 26 Juli mendatang. Seharusnya, pendaftaran berakhir pada 21 Juli 2021, tetapi Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah memperpanjangnya.

Mengingat masa pendaftaran yang akan segera berakhir, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengimbau para pelamar Guru PPPK 2021 untuk segera menyelesaikannya. Hal ini tertuang dalam siaran pers Kemendikbudristek Nomor: 356/sipres/A6/VII/2021.

Lebih lanjut, Nunuk Suryani selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK) menyampaikan bahwa hal itu juga berlaku bagi seluruh pelamar guru PPPK 2021. Adapun pelamar yang dimaksud adalah guru non ASN atau honorer di sekolah negeri dan swasta, guru honorer kategori II (THK-II), serta para lulusan program pelatihan guru (PPG).

"Kami harap semua guru yang melamar PPPK segera menuntaskan pendaftarannya di aplikasi SSCASN paling lambat pada 26 Juli 2021," tutur Nunuk dalam "Bincang Pendidikan" virtual, Jumat (23/7). "Diselesaikan sampai dengan akhir pendaftaran (final resume)."


Kemudian, Nunuk menambahkan bahwa pendaftaran hanya berlaku satu kali pada periode seleksi tahun ini. Sehingga meski para pelamar mengikuti tes pada seleksi tahap dua maupun tahap tiga, maka tetap mendaftar pada masa yang telah ditentukan BKN.

Sebelumnya, masa perpanjangan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 disampaikan BKN melalui Surat Kepala BKN Nomor 6201/B-KS.04.01/SD/K/2021. Kemudian, Direktur Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (Dir. PPSI ASN) BKN Heni Sri Wahyuni mengungkapkan bahwa per 23 Juli, pukul 12.00 WIB, tercatat sudah ada sekitar 600 ribu guru non ASN yang melakukan pendaftaran.

"605.980 Sudah submit, menyelesaikan pendaftaran," ungkap Heni. "Sisanya kemungkinan baru membuat akun, ada juga yang telah mengisi formulir dan memasukkan berkas namun belum melakukan submit."

Senada dengan Nunuk, Heni pun mengimbau para pelamar untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran hingga selesai sebelum batas akhir. Hal ini bertujuan untuk menghindari kendala teknis yang dapat merugikan pelamar.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts