Sekjen DPR 'Tak Bisa' Batalkan Rencana Hotel Isoman Meski Ditentang Puan Maharani, Ini Alasannya
Wikimedia Commons/Puspita Nasution
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Meski Ketua DPR Puan Maharani mendesak agar rencana isolasi mandiri anggota dewan positif COVID-19 di hotel dievaluasi kembali, Sekjen Indra Iskandar mengaku belum bisa membatalkannya.

WowKeren - Rencana pengadaan fasilitas hotel untuk isolasi mandiri anggota DPR RI sempat menjadi huru-hara tersendiri di Tanah Air. Banyak yang mengklaim DPR seolah tidak memahami krisis yang dialami rakyat di tengah pandemi COVID-19.

Namun nyatanya rencana yang disampaikan Sekretariat Jenderal DPR ini juga mendapat kritik dari internal lembaga, seperti Ketua Puan Maharani. Puan meminta Setjen DPR untuk mengevaluasi kembali wacana fasilitas tersebut karena mempertimbangkan situasi saat ini.

"Melihat kondisi saat ini, penyediaan fasilitas isolasi terpusat khusus karyawan, perangkat, maupun anggota DPR belum tentu dilakukan," jelas Puan, Jumat (30/7). Meski demikian, putri Megawati Soekarnoputri itu meminta Setjen DPR untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak demi menyediakan fasilitas isolasi terpusat meski tidak harus berupa hotel mewah.

"Jadi kalau ada pasien COVID-19 dari karyawan, perangkat," sambung Puan. "Maupun anggota DPR yang mengalami perburukan kondisi, bisa segera teratasi."

Namun ternyata rencana itu belum bisa dibatalkan, sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar. Sebab rupanya wacana tersebut masih sebatas penjajakan sehingga tidak ada yang bisa dibatalkan.


"Seperti yang saya bilang pertama itu, ini kan baru penjajakan. Apa yang mau dibatalkan?" tutur Indra kepada Kompas.

Perihal pengadaan fasilitas ini juga, menurut Indra, masih terhalang oleh dana. "Dananya juga belum ada kok. Apa yang mau dibatalkan? Ini baru penjajakan," papar Indra.

Sejauh ini Setjen DPR berusaha memaksimalkan pusat isolasi mandiri anggota dewan, yakni di Wisma DPR di Kopo, Bogor, Jawa Barat. Selama ini wisma tersebut pun telah dimanfaatkan untuk isoman wakil rakyat yang terpapar COVID-19.

"DPR masih punya wisma di Kopo dan itu selama ini sudah dimanfaatkan," kata Indra. Saat ini pihak Setjen DPR sedang fokus mempersiapkan Wisma Kopo agar lebih memadai untuk dijadikan fasilitas isoman anggota dewan.

Isu fasilitas isoman anggota dewan di hotel ini berembus sejak Indra meneken Surat Nomor SJ/09596/SETJEN DPR RI/DA/07/2021 pada Kamis (26/7) kemarin. Indra sendiri menerangkan anggaran untuk program ini merupakan pengalihan dari pos-pos dana di DPR sebelumnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts