Sempat Dibuka Pada Awal Juli, Gubernur Phuket Perintahkan Tutup Kembali
pixabay.com/Michelleraponi
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sebelumnya, Phuket resmi di buka pada awal Juli lalu, meski masih berada di tengah pandemi COVID-19. Kini Phuket kembali ditutup sebagai upaya pencegahan munculnya varian baru.

WowKeren - Pandemi COVID-19 menyebabkan sektor pariwisata tutup. Seperti yang terjadi di Thailand, salah satu destinasi pariwisata yakni Phuket, dengan terpaksa harus menutupnya karena angka COVID-19 masih tinggi.

Sebelumnya, Phuket telah sempat membuka wisatanya pada awal Juli lalu, dengan sejumlah aturan yang diterapkan. Akan tetapi, aturannya diketahui masih rancu dan mengalami kekacauan.

Pada Jumat (30/7) kemarin, Gubernur Phuket Narong Wunsiew meminta tempat wisata itu untuk ditutup kembali. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam menekan angka kasus COVID-19. Meski demikian, Phuket situasi COVID-19 di wilayah pulau resor itu disebut tetap terkendali.

Adapun penutupan itu dilakukan untuk mencegah masuknya virus COVID-19 dari provinsi lain. "Upaya pencegahan COVID-19 ini sangat penting untuk memastikan kesinambungan dalam skema pembukaan kembali pariwisata Phuket Sandbox, yang berkontribusi besar terhadap pemulihan ekonomi Phuket," tutur Narong, Jumat (30/7).


Dalam upaya mencegah masuknya virus COVID-19 dari provinsi lain, Narong mengeluarkan tiga perintah khusus pada 28 Juli lalu. Perintah pertama, bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Phuket, diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kedua, memerintahkan untuk menutup Phuket sementara. Hal ini dikarenakan tempat wisata bisa memicu kegiatan yang nantinya dikhawatirkan memunculkan varian baru dan kasus COVID-19 menjadi meningkat. Ketiga, Phuket diminta untuk lebih mengontrol dan mengawasi para pekerja migran.

Narong menuturkan bahwa perintah itu merupakan bagian dari sosialisasi bertajuk "Selamatkan Sandbox Phuket, Selamatkan Thailand". Narong menambahkan bahwa pembatasan yang efektif memiliki peran penting dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi yang bergantung pada pariwisata di Phuket.

Narong mengungkapkan hingga Kamis (29/7), diketahui telah ada 12.599 wisatawan yang tiba di Phuket. Sebelum bisa berkunjung ke tempat wisata, para wisatawan diminta untuk melakukan tes COVID-19. Dari hasil tersebut ditemukan ada 30 orang wisatawan yang positif CIOVID-19.

Adapun perintah untuk menutup kembali seluruh pulau di Phuket, mulai berlaku pada 3 Agustus mendatang. Sementara itu terkait skema pembukaan Sandbox Phuket belum ditentukan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts