Jokowi: PPKM Level 4 Dilanjutkan Hingga 9 Agustus di Wilayah Tertentu
Nasional
PPKM Darurat

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diterapkan pada 26 Juli hingga 2 Agustus lalu disebut Jokowi telah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya.

WowKeren - Presiden Joko Widodo mengumumkan nasib Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada Senin (2/8) hari ini. Diketahui, PPKM Level 4 sedianya akan berakhir hari ini.

Dalam pernyataan persnya, Jokowi mengumumkan bahwa PPKM Level 4 diperpanjang mulai 3 hingga 9 Agustus 2021 di sejumlah kabupaten/kota tertentu. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah indikator kasus COVID-19 pekan ini.

"Dengan mempertimbangkan beberapa indikator kasus pada minggu ini, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 3 sampai 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten/kota tertentu," jelas Jokowi pada Senin hari ini.

Jokowi menjelaskan bahwa pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah. Nantinya, aturan teknis terkait PPKM Level 4 ini akan dijelaskan oleh Menteri dan Menko terkait.

"Untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial-ekonomi, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat," papar Jokowi.


Sementara itu, PPKM Level 4 yang diterapkan pada 26 Juli hingga 2 Agustus ini disebut Jokowi telah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya. "Baik dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, dan persentase BOR," ungkapnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan bahwa kebijakan penanganan pandemi COVID-19 di Indoensia bertumpu pada tiga pilar utama. Yang pertama adalah kecepatan vaksinasi COVID-19, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi.

"Yang kedua, penerapan 3M yang masif di seluruh komponen masyarakat," kata Jokowi. "Yang ketiga, kegiatan testing, tracing, isolasi, dan treatment secara masif. Termasuk menjaga BOR, penambahan fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen."

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyatakan bahwa pelaksanaan PPKM Level 4 di Ibu Kota menunjukkan hasil yang positif. Hal tersebut salah satunya terlihat dari penurunan kasus aktif COVID-19 di Ibu Kota.

"Tanggal 16 Juli, di Jakarta, ada 113 ribu kasus, hari ini akhir Juli, 2 minggu kemudian 17 ribu, bayangkan turun 100 ribu kasus aktif," terang Anies di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8).

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts