Dikira Suka Brondong, Rachel Vennya Akhirnya Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Salim Nauderer
Instagram/@rachelvennya
Selebriti

Sering dibilang suka brondong hingga disindir bak tante dan keponakan, Rachel Vennya akhirnya buka suara dan ungkap Salim Nauderer lebih tua darinya. Selisih berapa tahun?

WowKeren - Setelah bercerai dari Niko Al Hakim, selebgram Rachel Vennya diketahui menjalin hubungan dengan Salim Nauderer. Keduanya kini bahkan semakin sering mengumbar kemesraan mereka di akun media sosial masing-masing.

Namun sering kali hubungan Rachel Vennya dengan Salim dikomentari sinis oleh netizen. Pasalnya Salim dianggap lebih muda dari Rachel Vennya. Bahkan Rachel sering disindir bak tante dan keponakan saat bersama dengan Salim.

Rachel akhirnya buka suara terkait hal tersebut. Ia buka suara usai salah seorang netizen menanyakan soal siapa yang paling dewasa antara Rachel dengan Salim. "Salim kaya baik banget yah, tp walaupun dia lebih muda yg sifatnya lebih dewasa siapa?" komen netizen.

Rachel mengungkapkan jika Salim sebenarnya lebih tua darinya. Ia pun sempat kebingungan mendapati tahun kelahiran Salim disebut tahun 1997. Meski begitu, usia keduanya hanya selisih satu tahun saja.

"Emang muka aku kaya nenek nenek selalu disangka 50 tahun lebih tua, tp kenyataannya Salim lebih tua setahun dari aku guys, plot twist yaaa. Aku jg ga ngerti knp di google ditulisnya kelahiran 1997, padahal dia 1994, aku 1995 atau muka dia kaya anak SD?" balas Rachel.



Dikira Suka Brondong, Rachel Vennya Akhirnya Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Salim Nauderer

Instagram Story

Sementara untuk sifat, Rachel menyebut jika dirinya dan Salim sama dewasanya. "Kalo sifatnya hmm sama kayaknya kt sama2 dewasa? Blm tau jg sih guys tunggu tahun berikutnya ya stay tune," ungkap Rachel.

Selain itu, ada pun netizen yang menanyakan perihal bagaimana reaksi Rachel jika nantinya tak berjodoh dengan Salim. "Kalo ternyata nanti hubungan kakak ga berhasil lagi gimana," tulis salah seorang netizen.

Ibu dua anak ini rupanya tak mau terlalu ambil pusing dengan hal tersebut. Rachel mengaku pasrah jika nantinya hubungan yang ia jalani kembali gagal. Yang terpenting bagi Rachel adalah perasaan yang saat ini ia rasakan.

"Aku lumayan suka mikirnya kejauhan dari dulu, tp sekarang aku coba untuk 'be present' aja. Kalo ga meant to be ya berarti enggak, kalo iya berarti iya," tulis Rachel.

"Ga mau musingin banget akhirnya gimana yg penting saat ini detik ini perasaannya gimana? Kalo happy ya be present, be here," timpal Rachel menambahkan.

(wk/enyk)

You can share this post!

Related Posts