Selain Pfizer, pemerintah Indonesia juga telah membeli 567.500 dosis vaksin AstraZeneca dan 5 juta vaksin Sinovac yang diperkirakan tiba pada Jumat (20/8).
- Diah Candra Trisanti
- Kamis, 19 Agustus 2021 - 21:32 WIB
WowKeren - Sebanyak 1,56 juta dosis vaksin Pfizer yang dibeli pemerintah akhirnya tiba di Indonesia pada Kamis (19/8). Selain Pfizer, pemerintah juga telah membeli 567.500 dosis vaksin AstraZeneca dan 5 juta vaksin Sinovac yang diperkirakan tiba pada Jumat (20/8) besok.
"Pemerintah juga telah melakukan pembelian 1.560.780 dosis vaksin Pfizer yang telah tiba tadi siang," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam jumpa pers secara virtual belum lama ini. "Kemudian 567.500 dosis vaksin AstraZeneca dan 5 juta vaksin yang akan tiba besok."
Tidak seperti vaksin Moderna sebelumnya yang sebagian stok dikhususkan untuk vaksin booster bagi tenaga kesehatan, Kementrian Kesehatan menyampaikan bahwa tidak ada alokasi sasaran khusus untuk vaksin Pfizer. Vaksin Pfizer akan diperuntukkan bagi ibu hamil dan orang dewasa.
Pemberian dosis pertama dimulai pada trimester kedua kehamilan. Sedangkan untuk pemberian dosis kedua akan dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin.
Selain Pfizer, pemerintah juga menerima kedatangan 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca atas hibah dari pemerintah Belanda. Kedatangan vaksin ini merupakan mekanisme kerjasama bilateral atau dose sharing mechanism dari pemerintah Belanda.
"Pembicaraan mengenai dukungan vaksin ini saya bahas bersama dengan Menteri Luar Negeri Belanda dan Perdana Menteri Belanda di Denhaag, 1 Juli 2021," lanjut Retno. "Untuk itu atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda, atas dukungan dose sharing vaccine yang telah diberikan serta kerjasama yang lebih erat kedepannya."
Terkait vaksin gratis, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Belanda. Menurut Budi, langkah ini sangat bermanfaat bagi akselerasi program vaksin di Indonesia.
"Apa yang dilakukan pemerintah Belanda akan sangat bermanfaat bagi akselerasi program vaksinasi di Indonesia," terang Budi. "Dan akan memberikan contoh bahwa untuk menyelesaikan pandemik ini, semua bangsa, semua rakyat di dunia harus memperoleh akses ke vaksinasi. Thank you Pak Dubes."
"Dalam hal ini, saya mengucapkan terima kasih atas nama pemerintah Indonesia dan juga rakyat Indonesia," sambung Budi. "Atas generosity dari rakyat Belanda yang telah menyumbangkan."
(wk/diah)