Selama penerapan PPKM Level 4 di DKI Jakarta, berbagai fasilitas umum dan tempat pariwisata, ditutup sepenuhnya. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran COVID-19.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Sabtu, 21 Agustus 2021 - 10:09 WIB
WowKeren - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akhirnya kembali dibuka setelah lebih dari satu bulan ditutup akibat lonjakan COVID-19 di DKI Jakarta. TMII diketahui kembali beroperasi pada Jumat (20/8) kemarin.
Meski telah dibuka, terdapat sejumlah aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi bagi para pengunjung TMII. Untuk saat ini, masyarakat hanya diperbolehkan menggunakan fasilitas tersebut untuk berolahraga. Sementara untuk berbagai wahana dan rumah adat masih belum beroperasi.
Berdasarkan pantauan Antara, mayoritas pengunjung TMII di hari pertamanya kembali dibuka adalah kalangan pesepeda. "Memang TMII sudah dibuka, namun diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin berolahraga," tutur Direktur Eksekutif TMII, I Gusti Putu Ngurah Sedana, Jumat (20/8).
Selanjutnya, Sedana juga menyampaikan bahwa objek TMII yang saat ini dibuka adalah bagian outdoor atau luar. "Anjungan-anjungan masih ditutup karena kami hanya membuka untuk wisatawan yang berolahraga," imbuhnya.
Sedana menyampaikan bahwa TMII akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Sementara untuk harga tiket masuknya adalah sebesar Rp20 ribu per orang.
Sedana menyampaikan sejumlah syarat yang diberlakukan bagi warga saat hendak melakukan olahraga di TMII. Adapun syaratnya sebagai berikut hanya diizinkan bagi masyarakat yang telah divaksinasi COVID-19. Minimal telah menerima dosis pertama.
Kemudian, pembatasan pengunjung di TMII juga diberlakukan yakni maksimal 25 persen dari kapasitas total sebesar 60 ribu orang. Artinya hanya diperbolehkan sebanyak 15 ribu orang pengunjung.
Selama di area TMII, pengunjung diwajibkan mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara disiplin dan ketat. Prokes tersebut antara lain seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.
Sedana mengungkapkan bahwa di hari pertama pembukaan TMII, tidak dipungkiri, jumlah pengunjungnya mengalami penurunan yang drastis dari sebelum penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Ibu Kota.
Berdasarkan data per Jumat (20/8) pukul 12.00 WIB, baru ada 50 pengunjung. "Mungkin pengunjung masih was-was ya," tandas Sedana.
(wk/tiar)