Ingin Pertahankan Tren Penurunan COVID-19, Jokowi Minta Pemerintah Waspadai Varian Mu
Twitter/setkabgoid
Nasional

Sebagai informasi, varian baru COVID-19 kembali ditemukan. Adapun varian ini disebut dengan Mu yang ditemukan di Kolombia, beberapa waktu belakangan dan diklaim kebal vaksin.

WowKeren - Virus COVID-19 baru-baru ini kembali bermutasi yakni varian Mu. Sebelumnya, varian Delta disebut sebagai COVID-19 yang tingkat penularannya lebih cepat. Sementara varian Mu ini disebut kebal akan vaksin COVID-19.

Varian Mu ini pertama kali ditemukan di Kolombia. Di Indonesia sendiri, hingga saat ini varian Mu belum ditemukan. Mengenai karakteristik varian Mu ini telah dijelaskan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

Meski belum ditemukan di Indonesia, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya, khususnya Menteri Perhubungan (Menhub) untuk mewaspadai varian Mu. Varian baru ini diharapkan tidak menjadi ancaman bagi Tanah Air.

"Saya juga ingin perhatian kita semuanya yang berkaitan dengan perhubungan, mungkin Pak Menhub, yang berkaitan dengan varian Mu ini betul-betul agar kita lebih waspada dan detil," terang Jokowi dalam rapat terbatas evaluasi PPKM, Senin (6/9). "Jangan sampai ini merusak capaian yang sudah kita lakukan."


Seperti yang diketahui, beberapa waktu belakangan ini, kasus COVID-19 di Indonesia mengalami tren penurunan. Hal ini merupakan buah hasil dari upaya pemerintah yang bersinergi dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan meski telah terjadi tren penurunan yang cukup signifikan, masyarakat diminta untuk tidak lengah dan melakukan kegiatan normal seperti sebelum pandemi COVID-19. Sebab, hal ini dinilai berbahaya karena berpotensi meningkatkan jumlah kasus baru.

Jokowi lantas meminta agar masyarakat tidak menyalahartikan kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah, khususnya ketika ada penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kemudian, masyarakat ditegaskan untuk tidak ber-euforia berlebihan terkait penurunan COVID-19.

Jokowi lantas mengingatkan masyarakat bahwa COVID-19 kemungkinan besar tidak akan hilang sepenuhnya dari muka bumi ini. Maka dari itu, potensi terjadinya peningkatan kembali itu masih sangat ada, terutama jika masyarakat lengah dan tidak menerapkan protokol kesehatan secara disiplin lagi.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa Satgas akan memastikan terus mengawasi mobilitas masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya varian Mu ke RI.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait