Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah Lagi, Kini Jadi 49 Orang
Pexels/ Denniz Futalan
Nasional
Kebakaran Lapas Tangerang

Jumlah korban tewas atas peristiwa kebakaran Lapas Kelas I Tangerang itu kembali bertambah. Sebelumnya, jumlah korban meninggal berjumlah 48 orang, kini bertambah lagi satu orang.

WowKeren - Kebakaran hebat yang melanda Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang hingga kini masih didalami oleh pihak kepolisian. Sebelumnya, polisi menduga ada unsur tindak pidana dalam kebakaran tersebut.

Mengenai jumlah korban tewas terakhir diketahui berjumlah 48 orang. Kini, korban tewas kembali bertambah satu orang, sehingga totalnya menjadi 49 orang.

Adapun identitas tambahan korban meninggal dalam kebakaran itu adalah N (34). N dilaporkan meninggal pada Kamis (16/9), pukul 10.25 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kepala Instalansi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani. "Kadar luka bakar yang dialami N sekitar 13,5 persen," terang Hilwani.

Hilwani menerangkan N meninggal saat tengah dirawat di ruang ICU. Sebelum akhirnya meninggal, kondis N memang dalam keadaan kritis dan tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

"Kondisinya N memang masih berat, kemungkinan karena trauma inhalasi dan infeksi yang berat," papar Hilwani.


Sementara itu, dokter jaga ICU bedah RSUD Kabupaten Tangerang, Santika Budi Andyani menjelaskan terkait kondisi terakhir N. Pada saat itu, N belum menunjukkan perbaikan kondisi tubuhnya sejak dirawat di rumah sakit. Selain itu, sejak pertama kali dirawat pun, N telah menggunakan alat bantu napas berupa ventilator.

"Pasien N dimasukkan di ruang ICU bedah," ungkap Santika. "Memang tuan N kondisinya dari awal mengalami perburukan, hingga sekarang masih belum mengalami perubahan signifikan."

Dengan meninggalnya N, maka tersisa 2 pasien napi yang masih dirawat hingga saat ini. Adapun 2 pasien itu adalah Y (33) dan S (35).

Sementara mengenai kondisi S dan Y, diketahui telah menunjukkan perbaikan. S diketahui telah menunjukkan perbaikan kondisi yang cukup signifikan dan mulai bisa berkomunikasi kembali.

Sedangkan kondis Y juga telah menunjukkan hasil yang stabil. Ia disebut telah menjalani operasi pembersihan luka atau debri demang dua kali. Kemudian akan kembali menjalani operasi pada Kamis (16/9) hari ini.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts