Diskon PPnBM Mobil Resmi Diperpanjang Hingga Akhir Tahun, Bagaimana Nasib Pembeli yang Sudah Bayar?
Pxfuel
Nasional

Diskon PPnBM 100 persen berlaku untuk mobil penumpang dengan kapasitas mesin hingga 1.500 cc. Sedangkan diskon PPnBM 50 persen akan diberikan untuk mobil penumpang 4x2 dengan kapasitas mesin sampai 2.500 cc.

WowKeren - Pemerintah resmi memperpanjang diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor hingga Desember 2021. Sedianya, pemerintah hanya akan menanggung PPnBM 100 persen hingga bulan Agustus 2021 lalu.

"Perpanjangan insentif dilakukan untuk menstimulasi konsumsi masyarakat kelas menengah seiring dengan perkembangan positif penanganan pandemi COVID-19 sehingga diharapkan terus dimanfaatkan," papar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu dalam keterangannya, Jumat (17/9).

Febrio menjelaskan bahwa diskon PPnBM 100 persen ini berlaku untuk mobil penumpang dengan kapasitas mesin hingga 1.500 cc. Pemerintah juga memberikan diskon PPnBM 50 persen untuk mobil penumpang 4x2 dengan kapasitas mesin sampai 2.500 cc.

Sedangkan untuk mobil penumpang 4x4 dengan kapasitas mesin hingga 2.500 cc, pemerintah hanya memberikan diskon PPnBM 25 persen. Adapun aturan insentif ini telah tercantum dalam PMK 120/PMK 010/2021.


Lantas, bagaimana nasib pembeli mobil yang sudah membayarkan PPnBM pada bulan September 2021? "Kelebihan PPnBM atau PPN atas pembelian kendaraan bermotor pada bulan September 2021 akan dikembalikan atau refund oleh PKP yang melakukan pemungutan," jawab Febrio.

Sementara itu, penerapan kebijakan ini telah menunjukkan dampak positif. Penujalan mobil ritel secara kumulatif pada periode Januari hingga Juli 2021 telah tumbuh 38,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Ini menunjukkan geliat yang sangat positif sebagai dampak kebijakan insentif diskon pajak yang telah diberikan. Dengan peningkatan penjualan tersebut, para produsen kendaraan bermotor pun dapat kembali beroperasi dengan kapasitas yang lebih tinggi," paparnya.

Adapun produksi mobil secara kumulatif pada Januari hingga Juli 2021 juga turut tumbuh sebesar 49,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Menurut Febrio, peningkatan sisi produksi ini juga sangat penting karena berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja.

"Kebijakan fasilitas diskon PPnBM tidak hanya memiliki dampak yang signifikan kepada sisi permintaan, namun juga kepada sisi produksi. Hal ini sangat krusial mengingat peningkatan sisi produksi juga memiliki dampak positif kepada tingkat penyerapan tenaga kerja," pungkasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts