OPM Akui Serang Nakes di Pegunungan Bintang Papua, Klaim Akan Terus Rusak Fasilitas Pemerintah
Nasional

Dua orang nakes yang sempat hilang pasca penyerangan tersebut ditemukan di jurang berkedalaman 30 meter pada Rabu (15/9) sore. Satu orang nakes di antaranya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

WowKeren - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sempat melancarkan serangan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (13/9) lalu. Dalam penyerangan tersebut, sejumlah fasilitas umum seperti Gedung SD, Puskesmas, hingga Kantor Kas Bank Papua dirusak.

Tak hanya merusak fasilitas umum, KKB juga melakukan penyerangan terhadap tenaga kesehatan (nakes) di sana. Dua orang nakes yang sempat hilang pasca penyerangan tersebut ditemukan di jurang berkedalaman 30 meter pada Rabu (15/9) sore. Sayangnya, satu orang nakes di antaranya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Kini, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengaku bertanggungjawab atas serangan di Distrik Kiwirok tersebut. Mereka menyatakan aksi tersebut adalah bentuk perlawanan untuk memisahkan diri dari Indonesia. OPM bahkan siap jika perbuatannya dibawa ke hadapan hukum internasional.

"Kami siap ke hukum internasional jika kami salah. Tapi kami tetap punya dekat untuk hancurkan semua fasilitas milik pemerintah kolonial Indonesia," ujar Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, kepada CNN Indonesia pada Jumat (17/9).


Menurut Sebby, OPM bertanggungjawab atas penyerangan nakes di Pegunungan Bintang. Ia menyatakan pihaknya akan terus melancarkan sejumlah serangan ke fasilitas yang menjadi bagian program pemerintah Indonesia.

"Akan kami hancurkan semuanya di seluruh tanah Papua dan kami akan bangun kembali setelah Papua merdeka penuh dari tangan pemerintah kolonial Indonesia," tegasnya.

Meski demikian, Sebby mengklaim bahwa seorang nakes lebih dulu mengeluar pistol di Distrik Kiwirok. Itu sebab itu, pasukan OPM langsung memberikan respons.

"Pasukan TPNPB laporkan bahwa doktor bersenjata pistol, yang telah lalukan tembakan ke Pasukan TPNPB, tembak mati. Jadi itu perlu buktikan melalui investigasi independen," terangnya.

Di sisi lain, OPM diperkirakan menyerang enam orang nakes. Empat orang nakes memilih melompat ke dalam jurang untuk menyelamatkan diri. Sedangkan dua orang lainnya sempat dinyatakan hilang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts