Heboh Wisata Ke Borobudur Disebut Haram, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo Hingga Sandiaga Uno
pixabay.com
Nasional

Publik dihebohkan dengan pernyataan yang menyebut bahwa wisata ke Candi Borobudur haram. Hal ini lantas mendapat tanggapan dari tokoh agama hingga pejabat negara.

WowKeren - Belakangan ini, tersiar kabar bahwa ada yang menyebut wisata ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah (Jateng) haram. Hal ini pun lantas mendapat tanggapan dari tokoh agama, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Mengenai pernyataan bahwa wisata ke Candi Borobudur haram itu disampaikan oleh Ustaz Sofyan. Adapun pernyataan itu viral melalui sebuah video yang berdurasi sekitar satu menit pada 2018 lalu. Pada saat itu, Sofyan membacakan pertanyaan soal hukum berwisata ke Candi Borobudur.

"Hukumnya haram, karena itu termasuk persetujuan terhadap peribadahan mereka makanya kita tidak boleh duduk-duduk bersama orang yang menghina agama," terang Sofyan dalam video pada Senin (13/9). "Allah mengatakan kalau kamu duduk bersama mereka, kamu seperti mereka."

Menanggapi hal itu, Sandiaga menyebut bahwa Candi Borobudur merupakan destinasi prioritas yang harus dijaga dengan baik. Ia pun menegaskan bahwa dalam menjaganya itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang pariwisata dan ekonomi kreatif.


"Dan pendapat-pendapat di masyarakat tentunya kita sebagai negara demokrasi ya mengacu kepada arahan atau panutan sesuai dengan bimbingan masing-masing dan di sini tentunya Kementerian Agama dan MUI yang memiliki otoritas," jelas Sandiaga dalam keterangan, dilansir dari detik.com, Senin (13/9).

Sandiaga lantas menyebut bahwa kekuatan Indonesia sendiri adalah Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila yang betul-betul mempresentasikan keragaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, keragaman pendapat dikembalikan pada keyakinan masing-masing. Meski demikian, ia meyakini bahwa Islam memiliki toleransi yang tinggi terhadap agama lain.

Tak hanya Sandiaga, Ganjar pun turut buka suara mengenai pernyataan wisata ke Borobudur haram. Ganjar menuturkan siapa saja bisa datang ke Borobudur. Bahkan ia juga menyinggung tokoh-tokoh besar beragama Islam yang mengagumi candi Borobudur.

"Boleh siapa pun, agama apapun datang," terang Ganjar kepada detik.com, Selasa (14/9). "Yang di-Pertuan Agong, Raja Malaysia, yang negaranya begitu (muslim) aja datang kok."

Di sisi lain, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng, KH Ahmad Darodji menyebut bahwa hukum berkunjung ke Candi Borobudur itu sesuai dengan niatnya. Jika niatnya untuk beribadah, maka hukumnya haram. Tetapi jika hanya untuk belajar sejarah, maka hal itu sah-sah saja.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts