Pfizer Buktikan Vaksin COVID-19 Buatannya Efektif untuk Anak Usia 5-11 Tahun
Dunia
Vaksin COVID-19

CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan dengan adanya temuan ini perusahaan berharap dapat memperluas penggunaan vaksin untuk perlindungan pada masyarakat yang lebih muda.

WowKeren - Pfizer dan BioNTech mengatakan pada hari Senin (20/9) bahwa berdasarkan penelitian yang dilakukan, vaksin COVID-19 buatan mereka terbukti aman digunakan pada anak. Penelitian menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 mampu menghasilkan respons antibodi yang signifikan terhadap penyakit virus corona pada anak-anak antara 5 dan 11 tahun.

Studi perusahaan adalah yang pertama menunjukkan bahwa vaksin virus corona aman dan efektif pada anak kecil, berdasarkan data klinis tahap akhir. Pfizer dan BioNTech mengatakan dalam pengumuman mereka bahwa mereka mempelajari efek vaksin dalam uji klinis yang melibatkan lebih dari 2.000 anak.

Pfizer mengatakan vaksin itu terbukti "aman" dan "ditoleransi dengan baik," dan juga menunjukkan "respons antibodi penetralisir yang kuat" pada anak-anak yang menerimanya. Pfizer merupakan vaksin virus corona pertama yang disahkan untuk orang dewasa di Amerika Serikat.


Vaksin merek ini juga telah disetujui untuk diberikan pada anak usia di atas 12 tahun. CEO Pfizer Albert Bourla dalam sebuah pernyataan mengatakan jika vaksin buatan mereka telah diberikan pada ratusan juta orang di seluruh dunia. Oleh sebab itu, dengan adanya temuan ini perusahaan berharap dapat memperluas penggunaan vaksin untuk perlindungan pada masyarakat yang lebih muda.

"Selama sembilan bulan terakhir, ratusan juta orang berusia 12 tahun ke atas dari seluruh dunia telah menerima vaksin COVID-19 kami," ujarnya. "Kami ingin memperluas perlindungan yang diberikan oleh vaksin kepada populasi yang lebih muda ini."

Temuan ini diharapkan dapat menekan penyebaran varian Delta di kalangan anak-anak. "Sejak Juli, kasus COVID-19 pada anak-anak telah meningkat sekitar 240 persen di AS yang menunjukkan perlunya masyarakat untuk melakukan vaksinasi," tambahnya.

Perusahaan mencatat bahwa ini merupakan langkah penting dalam membendung penyebaran COVID-19 pada anak kecil, mengingat saat ini adalah awal tahun ajaran baru. Mereka bermaksud untuk meminta otorisasi penggunaan darurat hingga persetujuan penuh dari Food and Drug Administration, untuk vaksin kelompok usia 5 hingga 11 tahun.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts