Nadiem Upayakan Tunda Pengumuman Seleksi PPPK Guru 2021, BKN Bilang Begini
Nasional
Seleksi CPNS dan PPPK 2021

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) disebut telah mengirimkan surat permohonan penundaan jadwal pengumuman tersebut.

WowKeren - Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, telah meminta agar pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru 2021 ditunda karena munculnya berbagai persoalan di seleksi tahap I. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim pun mengupayakan penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK Guru 2021.

Menurut Nadiem, Kemendikbudristek telah mengirimkan surat permohonan penundaan jadwal pengumuman tersebut. Surat permohonan tersebut telah diterima oleh Ketua Panitia Seleksi Nasional Calon Aparatur Sipil Negara (Panselnas CASN) 2021 pada Kamis (23/9) kemarin.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) lantas buka suara atas permohonan penundaan pengumuman tersebut. Bima Haria Wibisana selaku Plt Kepala BKN sekaligus Ketua Panselnas CASN 2021 mengaku telah menerima surat dari Kemendikbudristek tersebut. Hanya saja, masih belum diketahui sampai kapan penundaannya.

"Ada permintaan (Kemendikbudristek) untuk ditunda tetapi belum ada tanggal," tutur Bima kepada JPNN.com, Jumat (24/9).


Lebih lanjut, Bima berharap agar jadwal tes PPPK Guru tahap II dan III bisa tetap berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Pemberkasan dan penetapan nomor induk PPPK Guru 2021 juga diharap tidak terdampak.

"Semoga tidak berdampak. Saya belum tahun kapan penundaannya sehingga belum ada evaluasi," jelas Bima.

Menurut jadwal yang telah ditentukan, hasil seleksi kompetensi PPPK Guru 2021 tahap I akan diumumkan pada Jumat hari ini. Seleksi tahap II akan digelar pada bulan Oktober, dan seleksi tahap III akan diadakan pada bulan Desember.

"Semua guru honorer bisa mengambil seleksi. Bukan sekali, tapi tiga kali," jelas Mendikbudristek Nadiem. "Tahun depan pun akan ada. Kita akan pastikan setiap guru honorer mendapatkan kesempatan maksimum tiga kali untuk tes ini."

Nadiem juga mengungkapkan ada sekitar 100 ribu guru honorer yang lulus seleksi tahap I dan akan diangkat menjadi PPPK. "Sekitar hampir 100 ribu guru honorer dari seluruh Indonesia akan segera diangkat menjadi guru PPPK," ujarnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts