Pemerintah Izinkan Konser Hingga Pernikahan Besar di Masa Pandemi, Apa Kata Kemenkes?
Unsplash/ Aditya Chinchure
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, kebijakan ini diambil untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, terlebih di sektor pariwisata.

WowKeren - Pemerintah disebut telah mengizinkan penyelenggaraan kegiatan berskala besar seperti konser musik hingga pernikahan dengan pedoman yang telah ditetapkan. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

Menurut Johnny, kebijakan ini diambil untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, terlebih di sektor pariwisata. Selain itu, situasi pandemi COVID-19 yang telah membaik juga menjadi salah satu pertimbangan.

"Mempertimbangkan perlunya kita mewadahi aktivitas masyarakat agar tetap produktif namun juga aman dari COVID-19, pemerintah kini dapat memberikan izin untuk mengadakan perhelatan dan pertemuan berskala besar yang melibatkan banyak orang, asalkan mematuhi pedoman penyelenggaraan yang telah ditetapkan," jelas Johnny pada Minggu (26/9).

Adapun kegiatan berskala besar yang dimaksud adalah acara yang melibatkan banyak partisipan. Beberapa contohnya antara lain konferensi, pameran dagang, acara olahraga, festival konser, hingga acara pernikahan besar.

Menurut Johnny, acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 akan menjadi contoh kegiatan berskala besar yang digelar sesuai dengan pedoman. "Pedoman dan praktik yang berjalan baik dalam penyelenggaraan PON XX, akan dapat menjadi pengalaman berharga bagi Indonesia untuk mengadakan kegiatan berskala besar di masa pandemi," tuturnya.


Nantinya, izin penyelenggaraan acara berskala besar akan diberikan selama kasus COVID-19 terkendali. Pihak penyelenggara harus berkoordinasi bersama pemerintah dan Satgas COVID-19 setempat.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) lantas buka suara atas rencana tersebut. Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, situasi COVID-19 Indonesia yang sudah terkontrol memungkinkan acara dengan banyak partisipan untuk digelar.

"Seiring dengan membaiknya situasi COVID-19, maka kegiatan tersebut dapat dilaksanakan," tutur Nadia kepada detikcom. "Kegiatan tersebut tetap mempertimbangkan situasi COVID, kesiapan penyelenggara untuk keamanan dan keselamatan dan juga harus adanya persiapan yang betul-betul matang."

Nadia menjelaskan ada sejumlah hal yang perlu dijadikan pedoman supaya acara besar dapat dilakukan. Yang pertama, edukasi kepada seluruh partisipan serta rencana kontinjensi dan sarana-prasarana untuk protokol kesehatan.

Kemudian harus ada proses skrining yang memadai, penerapan prokes yang baik, dan adanya alur serta mekanisme jika ada kasus positif COVID-19. Diperlukan juga mekanisme untuk memastikan tak ada klaster penularan COVID-19 yang terbentuk.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts