Kondisi Atlet Gantole Asal Sumbar yang Jatuh di Rumah Warga Dalam PON XX Papua
Pixabay
Nasional

Pelatih gantole Sumbar, Philips R Sakti, mengungkapkan bahwa Khaidir diduga jatuh bukan karena faktor angin kencang, namun karena layangan baru berteknologi canggih yang dipakai dalam pertandingan.

WowKeren - Atlet gantole asal Sumatera Barat, Khaidir Anas, dilaporkan mengalami kecelakaan kala berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Khaidir terjatuh saat bertanding di Kelas A Lintas Alam Lapangan Advent Doyo Bali pada Minggu (3/10) siang hingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Youwari, Kota Jayapura.

Dalam video yang beredar di media sosial, sang atlet tampak tersangkut di atap rumah warga. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @info.minang, tampak beberapa warga berupaya untuk menurunkan Khaidir.

Kekinian, dokter kontingen Sumber Dr. dr. Afriawardi menyatakan bahwa kondisi Khaidir sudah mulai membaik. Hasil CT Scan pada kepala Khaidir menunjukkan tak ada cedera serius.

"Khaidir Anas sudah membaik dan kita sudah dapat berkomunikasi langsung dengannya. Ia sudah mampu berkomunikasi dengan baik dan lancar," papar Afriawardi dalam keterangan tertulis, Senin (4/10). "Hasilnya baik dan kami kini masih menunggu hasil observasi dan scan punggung Khaidir yang tentunya bisa menjelaskan tindakan lebih lanjut yang akan diambil oleh tim medis.


Sebelumnya, Philips R Sakti selaku pelatih gantole Sumbar mengungkapkan bahwa Khaidir diduga jatuh bukan karena faktor angin kencang. Melainkan karena faktor layangan baru dengan teknologi canggih yang digunakan dalam perlombaan.

"Alat ini memiliki mobilitas yang tinggi dan juga liar untuk dikendalikan," tutur Philips dilansir Antara. "Selain itu, alat ini mampu membuat atlet menyelesaikan kategori lintas alam dalam waktu yang cepat."

Hanya saja, Khaidir belum sering menggunakan alat tersebut dalam latihannya. "Saat di PON Papua ini ada waktu untuk latihan jelang tanding, namun Khaidir tidak mendapatkan jadwal tersebut dan layangan itu digunakan pada perlombaan tadi," paparnya.

Berdasarkan tes radiologi, Khaidir disebut mengalami tulang punggung yang merenggang. Ia juga mengalami lecet dan lebam, serta sempat sesak napas karena syok.

"Hasil ini tentu membuat Khaidir Anas tidak dapat melanjutkan pertandingan di Kelas A untuk kategori lintas alam," papar sang pelatih.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait