Bandara Wonopito NTT Ditutup Imbas Erupsi Gunung Ile Lewotolok
Nasional

Sebagai informasi, Gunung Ile Lewotolok hingga kini masih berstatus Level III atau Siaga. Pada Selasa (5/10) hingga pukul 18.00 Wita tadi, tercatat sudah terjadi 16 kali letusan.

WowKeren - Erupsi dan aktivitas Gunung Ile Lewotolok pada Selasa (5/10) membuat operasional Bandara Wonopito di Pulau Lembata, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup. Langkah penutupan ini diambil demi menghindari dampak material abu vulkanik yang bisa merusak pesawat hingga membahayakan penerbangan.

Maskapai Wings Air turut membatalkan layanan penerbangan dari bandara tersebut. Layanan Wings Air yang mengalami pembatalan antara lain penerbangan nomor IW- 1994 rute Kupang - Lewoleba, dan penerbangan nomor IW-1995 rute Lewoleba - Kupang.

"Wings Air selalu memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan sehingga dampak yang kemungkinan timbul dari kondisi tersebut dapat diminimalisir dan diantisipasi sedini mungkin (lebih awal)," jelas Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro. "Kondisi terganggunya operasional dari akibat gunung meletus termasuk force majeure, yaitu keadaan yang terjadi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan."

Seluruh pelanggan Wings Air yang terganggu perjalanannya dipastikan telah diberi informasi yang akan diperbaharui sesuai perkembangan. Wings Air juga menyediakan solusi untuk penumpang yang penerbangannya dibatalkan, antara lain penjadwalan ulang di hari berikutnya atau pengembalian dana sesuai aturan yang berlaku.


"Wings Air bekerja sama dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara dan pengatur lalu lintas udara setempat," lanjutnya. "Operasional penerbangan Wings Air akan menyesuaikan (melayani atau terbang kembali) menurut keputusan otoritas bandar udara dan bandar udara tujuan dinyatakan aman untuk lepas landas serta mendarat (safe for flight)."

Sebagai informasi, Gunung Ile Lewotolok hingga kini masih berstatus Level III atau Siaga. Hingga pukul 18.00 Wita tadi, tercatat sudah terjadi 16 kali letusan.

"Hari ini terhitung pukul 00.00 hingga 18.00 Wita telah terjadi 16 kali letusan. Tinggi kolom abu 300-700 meter di atas permukaan dan condong ke arah barat dan barat daya," papar Syawaluddin selaku petugas pengamatan Gunung Ile Lewotolok kepada Kompas.com.

Masyarakat dan pelancong telah direkomendasikan untuk tidak beraktivitas di radius 3 kilometer dari puncak gunung. Warga Desa Jontona yang dekat dengan puncak juga diminta untuk selalu mewaspadai potensi longsoran material lapuk dan awan panas dari bagian tenggara kawah.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait