Reynhard Sinaga Simpan 3 TB Foto-Video Pemerkosaan yang Dilakukannya: Saya Orang yang Mengerikan
Nasional

Detektif polisi Manchester Raya yang menyelidiki kasus menemukan Reynhard Sinaga menyimpan data setara 750 ribu foto dan 750 DVD yang mendokumentasikan kejahatan seksualnya.

WowKeren - Media BBC Two memproduksi karya dokumenter bertajuk "Catching A Predator" yang mengungkap kasus pemerkosaan terburuk sepanjang sejarah Inggris yang dilakukan Reynhard Sinaga. Salah satu korban Reynhard, Daniel, pun berkenan berbicara untuk pertama kali di hadapan kamera.

Reynhard diketahui ditangkap pihak kepolisian Manchester, Inggris pada Juni 2017. Matt Gregory adalah detektif polisi yang pertama kali tiba di apartemen Reynhard kala itu dan menemukan sang pelaku pemerkosaan dalam kondisi babak belur nyaris pingsan akibat diamuk korbannya.

Gregory kemudian berhasil memaksa Reynhard untuk membuka ponselnya. Dan sebuah fakta mengejutkan tersimpan di sana, yakni Reynhard yang merekam serta menyimpan video pemerkosaan yang dilakukannya terhadap sejumlah korban pria.

Reynhard pun segera digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ketika akhirnya ia ditahan akibat kasus pemerkosaan tersebut, terdapat satu kalimat yang diungkap Reynhard untuk pertama kali.

"Saya orang yang mengerikan," ujar Reynhard kepada para polisi, dikutip dari BBC Indonesia pada Jumat (8/10). Meski terkesan "pasrah", nyatanya menurut Detektif Dorothy Orr, Reynhard berusaha mengelak dari semua tuduhan saat interogasi pertama.


"Dia berbaring di sana dan menangis, dari awal sampai akhir (inteorgasi)," kata Orr. Namun ia meyakini bahwa Reynhard sebatas berakting demi menyelamatkan diri dari tuduhan pemerkosaan yang dihadapinya.

"Saya merasa dia menangis bukan karena apa yang menanti dia di masa depan, tapi hanya sekadar taktik untuk menipu, bahwa dia sebenarnya korban yang tidak dipercayai orang," imbuh Orr. "Jika Anda belum pernah bertemu Reynhard Sinaga, Anda tidak akan menyadari bagaimana dia bisa memanipulasi Anda."

Detektif Kimberly Hames-Evans menyampaikan fakta lain yang tak kalah mengerikan. Bahwa Reynhard ternyata menyimpan sampai 3 terabytes (TB) data, setara dengan 750 ribu foto dan 750 DVD, yang mendokumentasikan kejahatannya.

"Sangat mengerikan. Ada video demi video pria-pria muda menerima kekerasan seksual dan diperkosa," tutur Hames-Evans. Ia pun ditugaskan untuk menyampaikan kabar tak menyenangkan itu kepada korban-korban Reynhard, yang digambarkannya sampai ke seluruh penjuru dalam dan luar negeri.

"Mereka terdiam dan Anda (bisa) melihat wajah mereka berubah, (mereka langsung) pucat. Ini reaksi yang sangat wajar. Seakan-akan mereka berkata 'ya Tuhan' di wajah mereka," tutur Hames-Evans. "Dan saya tahu, dengan memberikan informasi ini berarti saya telah menghancurkan hidup orang tersebut, dan saya bisa melihatnya."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait