Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah DKI dan sekitarnya berpotensi mengalami hujan sedang dan deras, disertai petir serta angin kencang, selama beberapa hari ke depan.
- Bertilia Puteri
- Senin, 01 November 2021 - 10:42 WIB
WowKeren - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat Ibu Kota untuk waspada akan cuaca ekstrem dari 31 Oktober hingga 6 November 2021 mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah DKI dan sekitarnya berpotensi mengalami hujan sedang dan deras, disertai petir serta angin kencang, selama beberapa hari ke depan.
Dalam unggahan di media sosial resminya, BPBD DKI mengungkapkan bahwa hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin yang dapat meningkatkan pola konvektifitas. Hal ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es) yang dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," tulis BPBD DKI.
Selain itu, warga juga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Salah satunya adalah dengan membaca buku saku "Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat".
"Jika mengalami atau menemukan keadaan darurat, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112. Laporkan bila ditemukan genangan/ banjir melalui aplikasi JAKI," lanjut BPBD. "Kami mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk tetap menerapkan 6M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama."
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan potensi fenomena alam La Nina yang bisa sewaktu-waktu mengancam Indonesia. Kendati demikian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan percaya diri bahwa banjir di Ibu Kota bisa kering hanya dalam waktu sehari.
Hal ini, menurut Anies, karena jajaran pemerintah provinsi kini memiliki target untuk menyelesaikan masalah banjir dalam kurun waktu 6 jam. Bahkan target ini sudah mulai diimplementasikan sejak 2021.
(wk/Bert)