Kabar ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara Mamuju Jais. Namun Jais mengaku hingga saat ini masih belum menerima nama puluhan peserta yang didiskualifikasi tersebut.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 02 November 2021 - 09:33 WIB
WowKeren - Dugaan kecurangan di tahap Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (SKD CPNS) 2021 terjadi di sejumlah wilayah. Di Sulwesi Barat, sebanyak 59 peserta SKD CPNS akhirnya didiskualifikasi karena diduga melakukan tindak kecurangan.
Kabar ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara Mamuju Jais. Meski demikian, Jais mengaku hingga saat ini masih belum menerima nama puluhan peserta yang didiskualifikasi tersebut.
"Kami masih menunggu dari pusat (nama peserta), karena kemarin yang umumkan dari pusat," papar Jais pada Senin (1/11).
Menurut Jais, dugaan kecurangan SKD CPNS ini timbul usai tim BKN menemukan adanya pengerjaan yang tidak wajar. Komputer yang digunakan peserta kemudian dikirim ke laboratorium forensik di Makassar.
Hasil forensik menunjukkan adanya aplikasi remote Zoho Meeting (Zoho Assist) yang diinstal ke komputer tersebut beberapa hari sebelum ujian. Adapun dugaan kecurangan ini telah dilaporkan tim Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar ke Polda Sulbar.
"Hari ini sudah kami lakukan undangan klarifikasi dari pelapor Kepala BKD dan staf terkait," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan.
Menurut Ridwan, 59 peserta yang didiskualifikasi tersebut juga akan dipanggil oleh pihak kepolisian. "Berikutnya pasti akan kami undang untuk klarifikasi," katanya.
Di sisi lain, dugaan kecurangan SKD CPNS 2021 juga terjadi di Sulawesi Selatan. BKD Sulsel telah mendapat laporan dari Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) soal 75 peserta di Kabupaten Enrekang, Luwu Utara, dan Sidenreng Rappang (Sidrap) yang diduga melakukan tindak kecurangan.
"Mengenai bagaimana proses ditemukan kecurangannya, BKN (Badan Kepegawaian Nasional) yang tahu persis. Apalagi soal penerimaan CPNS masuk ranah BKN dan kami cuma diberi tahu soal kecurangan asal Sulsel," papar Kepala BKD Sulsel, Imran Jauzy.
Dalam berita lain, hasil SKD CPNS 2021 telah diumumkan mulai 29-30 Oktober lalu. Namun hanya ada 160-an instansi yang telah mengumumkan hasil SKD di periode Tahap I tersebut.
Hasil SKD CPNS Tahap II akan diumumkan pada 13-14 November 2021 mendatang. Sedangkan untuk pelaksanaan SKB Tahap I dimulai pada 15-28 November 2021, sedangkan Tahap II mulai 27 November sampai 18 Desember 2021.
(wk/Bert)